Vulkanolog: Merapi Seharusnya Sudah Meletus
Irwan Nugroho - detikNews
Sleman - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mendeteksi energi yang dikeluarkan oleh Gunung Merapi saat ini jauh lebih besar dibanding letusan tahun 2006 lalu. Karena itu, seharusnya Merapi sudah meletus.
"Energi yang dikeluarkan baik dalam bentuk gempa, sekarang ini lebih besar. Sehingga seharusnya merapi telah meletus. Ini kalau dikomparasikan dengan letusan tahun 2006 yang energinya lebih kecil," kata vulkanolog PVMBG, Sukiar.
Hal itu dikatakan dia di depan Wakil Presiden Boediono dan rombongan yang berkunjung ke Posko Utama Penanggulangan Bencana Kabupaten Sleman di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, Yogyakarta, Selasa (26/10/2010).
Menurut Sukiar, saat ini sudah ada desakan magma dari kedalaman 4 Km di perut Gunung Merapi. Magma itu pun telah berguguran yang terdeteksi dengan alat maupun terdengar oleh telinga telanjang.
"Tadi malam ada perkembangan material panas sudah meluncur. Artinya sudah ada material panas yang mendekat ke puncak gunung," paparnya.
Gunung teraktif di Pulau Jawa itu pun sudah terlihat kembang kempisnya. Jarak kawasan Kaliurang ke puncak gunung saat ini sudah semakin sekat, yang menunjukkan Merapi sudah mengembang.
"Sekarang ini pemendekannya sudah 50 milimeter. Biasanya kalau terjadi pemendekan 10 milimeter saja sudah meletus," kata Sukiar.
Mengenai suhu di puncak gunung di perbatasan Jawa Tengah-Yogyakarta itu, lanjut Sukiar, sudah naik menjadi 150 derajat celcius.
Yang paling mengkhawatirkan, katanya adalah lereng selatan Gunung Merapi yang pada letusan tahun 2006 lalu mengalami longsor. Bila sekarang Merapi meletus, longsor dalam skala besar kemungkinan akan terjadi.
"Sebenarnya makin cepat meletus makin baik, karena selesailah tugas Merapi," tutup Sukiar.
(irw/lrn)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar