Tampilkan postingan dengan label Gempa Aceh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gempa Aceh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 April 2012

Misteri Danau Toba Bergolak Saat Gempa Aceh


Misteri Danau Toba Bergolak Saat Gempa Aceh

Tak semua orang tahu peristiwa 70.000 tahun lalu di wilayah yang kini menjadi Danau Toba.

JUM'AT, 13 APRIL 2012, 06:05 WIB
Elin Yunita Kristanti, Harry Ondo Saragih (Medan)
VIVAnews -- Gempa 8,5 Skala Richter yang mengguncang Aceh, Rabu 11 April 2012 dirasakan hampir di semua wilayah Sumatera. Tak terkecuali warga yang tinggal di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara, danau vulkanik terbesar di dunia.

Selama sekitar lima menit, bumi berguncang cukup kuat. Warga Parapat dan Pulau Samosir berhamburan ke luar rumah. Mereka yang kebetulan berada di tepi danau menjadi saksi dari peristiwa yang tak biasa.

Air Danau Toba yang biasanya tenang membentuk pusaran, laiknya air sungai deras. Meski tak mungkin terjadi, tak sedikit warga menduga, bakal ada tsunami dari tengah danau. Lihat videonya di tautan ini.

Apa yang membuat air Toba bergolak?

Saat dihubungi, Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG kelas I Polonia, Hartanto mengaku belum mengetahui soal fenomena aneh itu. "Kami baru mendengarnya sekarang. Secara teori, bisa jadi itu disebabkan oleh guncangan gempa kuat yang melanda wilayah Aceh," kata dia kepadaVIVAnews.com, Kamis 12 April 2012 malam.

Dia menambahkan, lindu Rabu lalu memang terasa sangat kuat di wilayah Sumatera Utara, dengan durasi lumayan panjang, hampir lima menit. "Ibarat air di dalam ember, kalau kita guncang dia akan bergerak," tambah dia.

Bagaimana dengan dugaan bergolaknya air terkait aktivitas gunung api di dasar Danau Toba? Hartanto tak memberi jawaban. "Silakan hubungi BBMKG Wilayah 1 Medan, mereka lebih pas memberikan informasi mengenai ini," ujar dia.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wil I Medan, Hendra Suwarta mengatakan pergolakan air di Danau Toba bisa saja terjadi karena episentrum gempa tak jauh dari wilayah Sumatera Utara. Hingga getaran terasa kuat. Sementara, soal gunung di dasar Toba, "gempa tersebut belum akan menggangu aktivitas magma di dasar Danau Toba."

Hendra menerangkan, lapisan batuan yang menutupi magma Danau Toba tebalnya berkisar antara 30 sampai 40 kilometer. "Ini merupakan lapisan batu yang paling tebal di Indonesia. Umurnya ratusan ribu tahun. Tidak ada masalah mengenai itu," kata dia.

Ia juga mengaku baru mendengar kabar bergolaknya air Danau Toba. "Kami akan langsung kordinasi dengan BMKG diwilayah Parapat (Danau Toba), kami punya kantor juga di sana," tambah Hendra.
Kisah letusan Gunung Toba
Tak semua orang tahu peristiwa sekitar 70.000 tahun lalu di wilayah yang kini menjadi Danau Toba. Kala itu, terjadi letusan dahsyat gunung api purba, yang diyakini terbesar dalam kurun waktu 2 juta tahun terakhir. Toba sebelumnya adalah gunung purba.

Seperti dimuat situs Badan Antariksa AS, NASA, dalam waktu sekitar dua minggu, ribuan kilometer kubik puing dimuntahkan dari Kaldera Toba di Sumatera Utara. Aliran piroklastik--awan yang merupakan campuran gas panas, serpihan batu, dan abu--mengubur wilayah sekitar 20.000 kilometer persegi di sekitar kaldera.

Di Pulau Samosir, tebal lapisan abu bahkan mencapai 600 meter. Abu Toba juga menyebar ke seluruh dunia. Di India misalnya, ketebalan abu sampai 6 meter.

Pasca letusan, Gunung Toba kolaps, meninggalkan kaldera modern yang dipenuhi air--menjadi Danau Toba. Sementara, Pulau Samosir terangkat oleh magma di bawah tanah yang tidak meletus. Gunung Pusuk Buhit di dekat danau itu juga terbentuk pasca letusan.

Awalnya ilmuwan menduga, letusan Toba menyebabkan penurunan suhu global hingga 10 derajat Celcius selama hampir satu dekade dan membinasakan sebagian besar umat manusia. Meski penelitian terbaru menyebut, efek cuaca yang disebabkan letusan Toba tak sedahsyat itu. Baca selengkapnya di tautan ini.

Jumat, 01 Oktober 2010

Puluhan Gempa Goyang Aceh Selama September

Puluhan Gempa Goyang Aceh Selama September


Liputan6.com, Banda Aceh: Badan Geofisika Stasion Mata Ie setempat, Kamis (30/9), menyatakan sedikitnya 83 gempa menggoyang Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, selama September ini. Dari 83 gempa, hanya dua kali yang guncangannya terasa kuat. Kepala Seksi Teknisi Gempa Stasiun Geofisika Banda Aceh Eridawati menyebutkan, gempa susulan dalam skala kecil sering terjadi pascagempa.

Alat pencatat gempa atau seismograf mencatat, terjadi gempa setiap saat. Karena itu, dia mengimbau agar warga waspada terhadap gempa dalam skala yang lebih besar. Hari ini gempa bumi berkekuatan 5.3 skala Richter menggoyang Banda Aceh [baca: Gempa 5.3 SR Goyang Banda Aceh].

Gempa tektonik di kedalaman 10 kilomter barat daya ini, dirasakan warga Banda Aceh dan Sabang. Meskipun tidak menimbulkan guncangan besar, sejumlah warga Aceh Besar dan Banda Aceh berlarian keluar rumah dan toko untuk menyelamatkan diri. Namun, warga yang berada di atas Kendaraan tidak merasakan guncangan gempa.(IDS/ANS)

http://id.news.yahoo.com/lptn/20101001/tid-puluhan-gempa-goyang-aceh-selama-sep-c237b35.html

Rabu, 07 April 2010

Kepanikan Dahsyat saat Gempa Aceh

BERITA FOTO: Kepanikan Dahsyat saat Gempa Aceh
Rabu, 7 April 2010 | 16:27 WIB
SERAMBI INDONESIA/DEDI ISKANDAR
Warga Kota Meulaboh, Aceh Barat, panik dan berlarian menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi akibat beredarnya informasi akan terjadinya tsunami melanda kawasan itu, setelah gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter mengguncang kawasan tenggara Simeulue, Aceh, Rabu (7/4) pagi.

ACEH, KOMPAS.com - Warga Kota Meulaboh, Aceh Barat, panik dan berlarian menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi akibat beredarnya informasi akan terjadinya tsunami melanda kawasan itu, setelah gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter mengguncang kawasan tenggara Simeulue, Aceh, Rabu (7/4) pagi.

Gempa menurut USGS berkekuatan 7,8 Skala Richter mengguncang Pulau Sinabang, Nanggroe Aceh Darussalam pukul 05.15. Gempa berpusat 204 kilometer barat laut Sibolga di kedalaman 46 kilometer.
FIA

Foto lengkap di:
KOMPAS IMAGES

http://regional.kompas.com/read/2010/04/07/1627390/BERITA.FOTO:.Kepanikan.Dahsyat.saat.Gempa.Aceh


Editor: fikri | Sumber :Serambi Indonesia

Gempa Guncang Aceh, Pusat Krisis Tak Ada Penjaga

Gempa Guncang Aceh, Pusat Krisis Tak Ada Penjaga
Laporan wartawan KOMPAS Mahdi Muhammad
Rabu, 7 April 2010 | 07:50 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Ruang Pusat Kendali Operasi atau Pusat Krisis Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Rabu (7/4/2010), masih terkunci. Padahal, ruang ini sangat vital untuk mengoordinir penanggulangan bencana, seperti yang baru saja terjadi di Simeulue, tadi pagi.

Kompas yang mendatangi ruangan yang terletak di gedung serbaguna kantor gubernur Provinsi NAD, sekitar pukul 07.00 wib, mendapati ruang itu terkunci. Lampu masih menyala. Ruangan dengan sistem komputer bantuan negara Perancis ini, seperti pada simulasi tsunami tahun 2008 lalu, memiliki peran vital untuk mengatur lalu lintas informasi pascabencana dan proses evakuasi, bila memang di suatu daerah dinyatakan akan terjadi tsunami.

Namun, pagi ini, tidak ada satu petugas pun di ruangan tersebut. Prosedur operasional standar, para operator yang bertugas di ruangan ini seharusnya bertugas selama 24 jam. Manajer Pusdalops atau Badan Kesbanglinmas Provinsi NAD belum bisa dikonfirmasi terkait dengan kondisi ini.

Editor: mbonk

http://lipsus.kompas.com/topikpilihan/read/2010/04/07/07503624/Gempa.Guncang.Aceh..Pusat.Krisis.Tak.Ada.Penjaga

Gempa Terasa Hingga Riau

Gempa Terasa Hingga Riau
Rabu, 7 April 2010 | 06:03 WIB
wordpress.com
gempa sinabang
TERKAIT:

PEKANBARU, KOMPAS.com - Gempa yang terjadi di Provinsi Nangroe Aceh Darussaam pada Rabu (7/4/2010), pukul 05.15 subuh juga terasa hingga daerah pesisir Riau di Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hilir.

"Saat sedang salat tadi, terasa rumah bergoyang. Tidak hanya saya yang merasakan karena kami langsung keluar rumah, tetangga banyak yang keluar rumah," ungkap Anita seoramg warga Bagan Siapi-api, Rokan Hilir.

Ia mengatakan, goyangan gempa itu terjadi beberapa saat dan cukup mengagetkan. Goyangan tidak hanya membuat badan sempoyongan tetapi juga beberapa peralatan rumah tangganya ikut bergetar meski tidak ada yang jatuh dari meja.

Warga Dumai, Ardy mengakui merasakan gempa yang membuat getaran di rumahnya. "Getaran gempa terasa cukup kuat," katanya.

Sementara itu, informasi yang diperoleh dari BMKG pada Rabu subuh terjadi gempa bumi 7,2 SR di Sinabang, NAD.

http://regional.kompas.com/read/2010/04/07/06030455/Gempa.Terasa.Hingga.Riau