Tampilkan postingan dengan label Guatemala City. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Guatemala City. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Juni 2010

Hole opens in Guatemala - 2007

Hole opens in Guatemala neighborhood, 3 missing

GUATEMALA CITY

Fri Feb 23, 2007 4:56pm EST

Main Image

(Reuters) - Three people were missing on Friday after a 200-foot-deep hole opened up in the middle of a Guatemalan neighborhood, likely due to a burst sewer pipe.

Main Image

Main Image

Main Image

SCIENCE

"It sounded like a bomb was dropping. Boom!" said Carlos Gutierrez, 58, of the crater, which measured 130 feet in diameter.

The crater appeared in the capital's San Antonio neighborhood on Thursday night. Authorities evacuated hundreds of people on Friday fearing more land could collapse into a fast-flowing river of sewage below.

The missing people had lived in a house that fell into the hole. Two bodies showed up about a mile downstream.

Neighbors said the ground had been shaking for weeks after a huge sewer pipe burst, making the ground underneath the houses unstable.

http://www.reuters.com/article/idUSN2333586020070223

Lubang Raksasa Menganga di Tengah Kota! - 2010

Selasa, 01/06/2010 13:35 WIB
Badai Agatha Terjang Guatemala
Lubang Raksasa Menganga di Tengah Kota!

Rita Uli Hutapea - detikNews

Reuters

Guatemala City - Selain menewaskan banyak korban jiwa, badai yang menerjang Guatemala menciptakan pemandangan luar biasa. Hujan deras yang diakibatkan badai tropis Agatha telah menciptakan lubang raksasa yang menganga di tengah kota Guatemala City.

Lubang raksasa tersebut terbentuk di bagian utara Guatemala City, ibukota Guatemala. Menurut warga setempat, sebuah bangunan berlantai tiga dan sebuah rumah amblas ke dalam lubang tersebut.
GB

GB

Demikian seperti diberitakan
CNN, Selasa (1/6/2010). Menurut surat kabar lokal, seorang petugas keamanan tewas ketika lubang itu terbentuk. Namun otoritas Guatemala belum mengkonfirmasi berita tersebut.

Menurut warga setempat, buruknya sistem drainase pembuangan merupakan penyebab terbentuknya lubang raksasa itu. Tahun lalu, lubang serupa juga terbentuk di daerah sekitar.

Badai Agatha yang menimbulkan banjir dan hujan deras ini telah menewaskan sekitar 120 orang di Guatemala. Setidaknya 53 orang lainnya hingga kini belum diketahui nasibnya.

Secara keseluruhan, badai Agatha telah menewaskan setidaknya 144 orang di berbagai penjuru Amerika Tengah. Ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal.

Di Guatemala, sekitar 110 ribu orang telah dievakuasi. Akibat badai Agatha ini, ribuan orang juga telah meninggalkan rumah mereka di Honduras. Sementara korban jiwa di negeri itu dilaporkan sebanyak 15 orang.

Di El Salvador, badai Agatha telah menimbulkan setidaknya 179 tanah longsor dan 11 ribu orang dievakuasi. Menurut Presiden El Salvador, Mauricio Funes, korban tewas sebanyak 9 orang.
(ita/nrl)