Tampilkan postingan dengan label Kembang Api. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kembang Api. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Januari 2011

Kematian Burung Diduga Disebabkan Oleh Stres Akibat Kembang Api

Kematian Burung Diduga Disebabkan Oleh Stres Akibat Kembang Api


Little Rock, Arkansas (ANTARA/Reuters) - Stress akibat pesta kembang api Malam Tahun Baru mungkin telah mengakibatkan kematian 5.000 burung yang secara misterius mulai berjatuhan dari langit pada Jumat (31/12) larut malam di Beebe, Arkansas, demikian keterangan beberapa pejabat Senin (3/1).

Para pejabat menduga stress lebih mungkin menjadi penyebab peristiwa misterius itu dibandingkan dengan cuaca ekstrem seperti angin kencang atau sambaran petir sebab cuaca ekstrem sudah meninggalkan daerah tersebut.

"Pendapat kami lebih condong pada peristiwa stress," kata jurubicara Arkansas Game and Fish Commission Keith Stephens. Ia mengatakan kembang api dapat membuat banyak burung, kebanyakan "blackbird" terbang ke dalam rumah atau malah mengalami serangan jantung. Hasil pemeriksaan diperkirakan dikeluarkan Senin atau akhir pekan.

Komisi tersebut juga sedang berusaha memastikan apa penyebab kematian sampai 100.000 ikan di sepanjang 20 mil Sungai Arkansas di dekat satu bendungan di Ozark, 125 mil di sebelah barat Beebe. Ikan-ikan itu ditemukan pada 30 Desember.

Stephens mengatakan komisi tersebut menduga hasil pemeriksaan ikan barangkali dikeluarkan dalam waktu satu bulan. Penyakit mungkin adalah penyebabnya, sebab semua ikan tersebut berasal dari satu jenis --bottom-feeding drum, kata Stephen.

Stephens mengatakan semua kejadian itu tampaknya tak berkaitan. Sungai dan udara di tempat burung mati diperiksa untuk mengetahui kadar racun, kata Stephens. Beebe adalah kota kecil dengan sebanyak 4.500 penghuni dan berada 30 mil di sebelah timur-laut ibukota negara bagian tersebut.

http://id.news.yahoo.com/antr/20110104/twl-kematian-burung-diduga-disebabkan-ol-bbfa48e.html

Selasa, 21 Desember 2010

Bromo Semburkan Bebatuan yang Membara, Bak Kembang Api

Selasa, 21/12/2010 01:41 WIB
Bromo Semburkan Bebatuan yang Membara, Bak Kembang Api
Budi Sugiharto - detikSurabaya

ilustrasi/File detiksurabaya


Probolinggo - Gunung Bromo masih menyemburkan material vulkanik hingga hari ini. Bahkan Senin malam (20/12/2010), dari kawah menyemburkan abu disertai bebatuan/kerikil yang membara. Sehingga dari kejauhan sangat jelas terlihat bak kembang api.

"Sangat terlihat batu-batu kecil yang menyala disemburkan, seperti kembang api lah. Apalagi langitnya cerah," kata Iwan, seorang wisatawan yang kebetulan sedang di Dusun Cemorolawang, Desa Sukapura, Probolinggo.

Dari radius 3 Km, Iwan dan kawan-kawannya menyaksikan pemandangan yang cukup menarik tersebut. "Jam sepuluh tadi keliatan kenceng, setelah itu mulai berkurang. Tapi setiap lima menit keliatan tadi," katanya saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa dinihari (21/12/2010).

Status Gunung Bromo hingga sekarang masih siaga. Radius aman bagi wisatawan maupun warga masih 2 Km dari bibir kawah. Siapapun dilarang mendekat karena dikuatirkan terkena hujan material vulkanik Bromo.

Letusan hebat terakhir pada Minggu (19/12/2010) pukul 10.17 WIB yang disertai kerikil dan abu. Dan disusul kemudian Pukul 02.06 WIB, Senin (20/12/2010). Ketinggian metarial vulkanik yang disemburkan saat itu sekitar 1.500 meter.


(gik/gik)

Sabtu, 05 Desember 2009

Klub Malam Luluh Lantak oleh Kembang Api

Klub Malam Luluh Lantak oleh Kembang Api
Ilustrasi kembag api
SABTU, 5 DESEMBER 2009 | 20:25 WIB

PERM, KOMPAS.com - Di Perm, Rusia, klub malam Lame Horse luluh lantak oleh kembang api. Insiden itu menewaskan 101 orang. Perm terletak sekitar 1400 kilometer arah timur Moskwa.

Pejabat setempat mengatakan kembang api menjadi penyebab ledakan dan kebanyakan korban meninggal karena menghirup asap dari kebakaran. Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.15 waktu setempat, tulis BBC, Sabtu (5/12). Klub malam itu sedang merayakan ulang tahunnya yang ke delapan kata petugas bantuan darurat.

Menteri keamanan regional Igor Orlov mengatakan kepada kantor berita Itar-Tass,"Mereka menyulut kembang api dan salah satu di antaranya mengenai atap plastik, menyebabkan kebakaran. Pengunjung panik dan banyak yang terbakar, terinjak-injak dan keracunan asap."

Saluran televisi milik pemerintah Vesti-24 menayangkan tumpukan mayat di luar klub malam tersebut.

Perm merupakan kota terbesar keenam Rusia dan memiliki sekitar 1,2 juta penduduk.

Svetlana Kuvshinova yang berada di dalam klub malam itu ketika api mulai berkobar mengatakan api menyebar hanya dalam hitungan detik.

"Seperti jerami kering. Jalan keluar hanya satu. Saya hampir terinjak-injak," kata Kuvshinova.

Dua pesawat

Saksi mata lain mengatakan kepada televisi lokal, "Ketika pesta dimulai, suasana mulai ramai, mereka menyulut kembang api."

"Ketika saya menengok, saya melihat bola api berjatuhan dari atap, lalu asap menyelimuti kami. Kemudian api dengan cepat bergerak di sepanjang atap," kata seorang perempuan lainnya.

Juru bicara badan penyelidik setempat mengatakan kepada Itar-Tass bahwa ini bukan sebuah serangan teroris."Ini persoalan orang lalai mengikuti aturan keamanan,"katanya.

Pemerintah Rusia membentuk satu komisi khusus untuk menyelidiki peristiwa ini.

Pejabat setempat mengatakan kembang api yang dipergunakan dipesta tersebut semestinya hanya digunakan di ruang terbuka bukan tertutup seperti klub malam tersebut.

Dmitry Peskov, juru bicara PM Vladimir Putin, mengatakan dua pesawat telah dikirim ke Perm untuk menerbangkan mereka yang terkena luka bakar serius ke Moskwa. Ratusan warga Rusia tewas setiap tahunnya karena peristiwa serupa.

XVD


Editor: primus

http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/12/05/20254212/Klub.Malam.Luluh.Lantak.oleh.Kembang.Api