Tampilkan postingan dengan label Madura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Madura. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Maret 2010

Tabung Gas Elpiji Meledak, 7 Rumah Ludes Terbakar

Selasa, 02/02/2010 08:01 WIB
Tabung Gas Elpiji Meledak, 7 Rumah Ludes Terbakar
Moh Hartono - detikSurabaya


Sampang - Sebanyak 7 rumah ludes terbakar akibat tabung gas elpiji 3 kilogram meledak di rumah Marsuki (42), warga Desa Apaan, Kecamatan Pangarengan, Sampang, Madura.

7 Rumah yang dihuni 6 kepala keluarga, yakni Hatijah, Karimah, Muhlis, Marsuki, Ismail, dan Maulidi. Peristiwa itu terjadi pada Senin (1/2/2010) malam.

Posisi rumah Marsuki yang pertama kali terbakar berada di tengah-tengah yakni nomor 3. Api dengan cepat menjalar ke rumah lain karena tiupan angin kencang. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun, perabot ke 7 rumah ikut ludes. Warga yang berusaha memadamkan api tapi tidak berhasil. Petugas pemadam kebakaran setempat terlambat datang. Api pun sulit dilokalisir.

Pascakebakaran, 6 keluarga ini terpaksa harus hidup di kandang sapi setelah rumah mereka ludes terbakar akibat meledaknya tabung elpiji 3 kg. Keluarga dari kategori tidak mampu ini terlihat shock dan hanya meratapi masa depannya yang dinilai suram.

Salah seorang korban kebakaran, Marsuki (42) mengaku kecewa pada pemerintah yang memberikan tabung gas elpiji pada keluarga kurang mampu tapi tidak memperhatikan keamanannya. Dia meminta pada pemerintah agar membantu beban hidupnya bersama 5 KK yang lain.

"Gara-gara tabung gas elpiji pemberian dari pemerintah yang mudah meledak, rumah saya terbakar," kata Marsuki kepada wartawan di lokasi dengan nada protes ke pemerintah, Selasa (2/2/2010) pagi.
(wln/wln)

Sabtu, 17 Oktober 2009

Api Mengamuk Ratusan Pohon Jati Hangus

Dibantu Angin, Api Mengamuk Ratusan Pohon Jati Hangus
SABTU, 17 OKTOBER 2009 | 15:10 WIB


BANGKALAN, KOMPAS.com - Sekitar seribu pohon jati di Desa Telang, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Sabtu, hangus dilalap si jago merah. Bahkan, kobaran api sempat membakar bagian belakang rumah dinas Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja kerugian materiil diprediksi mencapai puluhan juta rupiah. Salah seorang warga, Mohammad Romli, mengatakan, pihaknya terkejut ketika melihat api sudah membubung tinggi dengan kepulan asap tebal. Api terus merembet ke tengah lahan seluas dua hektare yang ditanami pohon jati.

"Saya tidak tahu api itu berasal dari mana, tapi setelah saya pulang dari rumah saudara kobaran api di lahan pohon jati sudah membesar," terang Romli.

Menurut Romli, pihaknya bersama warga setempat mencoba memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Namun, api terus membesar dan semakin ganas. Sehingga sebagian warga yang lain melaporkan kasus ini pada petugas.

"Itu kami lakukan supaya api bisa dipadamkan dan tidak merembet pada bangunan rumah warga yang ada di dekatnya," ucapnya. Tak lama berselang, sambung Romli, dua unit mobil PMK turun ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Namun, karena kencangnya tiupan angin api sulit dikendalikan.

"Akibatnya, rumah dinas milik UTM di bagian belakang juga terkena kobaran api," ujarnya.

Romli menambahkan, setelah berkutat sekitar dua jam dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api, sehingga tidak sampai merembet pada rumah penduduk.

ABI

Editor: Abi
Sumber : ANT

http://regional.kompas.com/read/xml/2009/10/17/15105995/Dibantu.Angin..Api.Mengamuk.Ratusan.Pohon.Jati.Hangus