Tampilkan postingan dengan label Sungai Jatiroto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sungai Jatiroto. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Mei 2010

Korban Banjir Sungai Jatiroto Kesulitan Bahan Makanan

Minggu, 09/05/2010 23:33 WIB
Korban Banjir Sungai Jatiroto Kesulitan Bahan Makanan
Harry Purwanto - detikSurabaya


Lumajang - Warga korban banjir akibat meluapnya Sungai Jatiroto, Lumajang malam ini mengaku kesulitan bahan makanan dan air bersih. Pasalnya, persedian makanan dan perabotan dapur banyak yang hilang akibat terseret banjir.

"Kami kelaparan mas, masih belum ada bantuan dari pemerintah, persediaan makanan dibawa banjir," kata Joko Rukmono, salah seorang warga Perumnas Jatiroto Blok B 14, pada detiksurabaya.com, Minggu (09/05/2010) malam.

Warga mengaku akibat banjir setiggi 1,5 meter, perlengkapan dan perabotan rumah menjadi basah. Sehingga warga malam ini memilih duduk dan membersih rumahnya masing-masing.

"Saya bersih-bersih rumah mas dan memindahkan pakaian yang kering ke atas lemari, kalau tidur di pos kampling saja" ujar Sujudi, warga lainya.

Sementara itu, Sekretaris Satlak PB Pemkab Lumajang, Wisu Wasono Adi, saat ditemui di lokasi banjir mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pengamanan pada wilayah banjir dan melakukan pendataan. Jika pendataan rumah yang terkena banjir selesai, pihaknya baru akan segera mengirimkan bantuan makanan dan minuman.

"Kami masih data, untuk bantuan kami akan kirim," kata Wisu.

Satlak PB Lumajang saat ini mendirikan posko bencana banjir di Jatiroto, tepat di pintu masuk Perumnas.
(bdh/bdh)

Sungai Jatiroto Meluap, Ratusan Rumah Disapu Banjir

Minggu, 09/05/2010 22:45 WIB
Sungai Jatiroto Meluap, Ratusan Rumah Disapu Banjir
Harry Purwanto - detikSurabaya


Lumajang - Ratusan rumah warga di Desa Jatiroto, Kecamatan Jatiroto, Lumajang, direndam banjir setinggi 1,5 meter. Banjir disebabkan meluapnya Sungai Jatiroto akibat mendapat kirim air dari Gunung Lamongan, Minggu (9/05/2010).

Data yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com, rumah yang terendam di Desa Jatiro berada di Perumnas Jatiroto sebanyak 357 KK, Perumahan Sampit 65 KK dan Dusun Sembon sebanyak 75 KK.

Untujk menghindari banjir susulan, warga memilih mengungsi ke tempat lebih tinggi seperti, di jalan dan jembatan Sungai Jatiroto. Hingga saat ini korban jiwa belum diketahui.

Kepala Desa Jatiroto, Nujum, mengatakan banjir terjadi saat adzan Magrib, sekitar pukul 17.30 WIB. Air Sungai Jatiroto meluap dan menjebol tanggul. banjir yang terparah di Perumas Jatiroto air tidak hanya mengenang melainkan mengalir dengan deras bak sungai.

"Warga panik saat air begitu deras masuk rumah, dan seketika itu warga mengungsi," kata Nujum, pada detiksurabaya.com saat memantau lokasi banjir.

Pantaun detiksurabaya com hingga pukul 21.00 WIB, banjir yang menggenangi rumah warga berangsur-angsur surut. Namun di sejumah titik di Perumnas dan Perumahan Sampit masih ada genangan air. Bahkan, saat warga kembali ke rumahnya, mereka mengaku banyak kehilangan perabotan rumah tangga.

"Waduh alat untuk masak digowo banjir, opo mane makanan koyok beras wes teles kabe," ujar Bu Sutiami, warga Perumnas Blok B 12 Desa Jatiroto.

Saat banjir terjadi, puluhan personel TNI dan Polisi melakukan pengamanan di wilayah Jatiroto. Karena saat banjir terjadi, penerangan listrik di rumah warga padam. Pengamanan ini dilakukan untuk menghidari hal yang tidak diinginkan.

"Kami kerahkan 28 anggota Koramil dan Mako besar dan puluhan Polisi juga bantu mas,' kata Danramil 0821 Lumajang, Letkol (Inf) Imam Supardi di lokasi.

(bdh/bdh)