Tampilkan postingan dengan label Banyumas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banyumas. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 November 2010

Hujan Abu di Banyumas Makin Besar

Rabu, 03/11/2010 23:00 WIB
Hujan Abu di Banyumas Makin Besar
Moksa Hutasoit - detikNews


Jakarta - Hujan abu di Banyumas (Wangon, Ajibarang, Gumelar, Lumbir) semakin lebat dengan biji lebih besar dan lancip. Jarak pandang kendaraan masih terkontrol, namun dengan kecepatan rendah. (Arwan)

(mok/mok)

Sabtu, 26 Juni 2010

Tiang Rumah di Kebumen Pun Bergoyang

GEMPA 6,3 SR
Tiang Rumah di Kebumen Pun Bergoyang
Laporan wartawan KOMPAS Madina Nusrat
Sabtu, 26 Juni 2010 | 18:00 WIB

CILACAP, KOMPAS.com - Gempa 6,3 skala Richter yang berpusat di 118 kilometer barat daya Tasikmalaya, Sabtu (26/6/2010) pukul 16.50, juga dirasakan warga Cilacap, Kebumen dan Banyumas, Jawa Tengah.

Sejumlah warga di Kebumen dan Cilacap sempat berhamburan keluar rumah karena guncangan gempa dirasakan cukup kencang. "Genting rumah saya sampai berderit dan kayu-kayunya sempat bergoyang," kata Dasir (40), Kepala Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen.

Guncangan gempa di Desa Karangduwur dirasakan cukup kencang karena desa ini berada di kawasan pesisir Kebumen, dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Cilacap. "Ada hampir satu menit kami merasakan guncangan gempa," lanjut Dasir.

Di Cilacap, warga juga berhamburan keluar rumah karena khawatir akan terjadi tsunami. Sachri (45), warga Kecamatan Cilacap Selatan, mengaku, tiang penyangga rumahnya pun sampai bergoyang akibat guncangan gempa. "Lumayan keras guncangannya," ucapnya.

Di Banyumas, guncangan gempa memang tak sehebat yang dirasakan di Kebumen dan Cilacap, sehingga tak menimbulkan kepanikan warga. Namun sejumlah perabotan rumah tangga sempat bergerak ketika guncangan terjadi.

Editor: yuli