Tampilkan postingan dengan label Jakarta Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta Barat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Desember 2009

200-an Rumah Ludes, Ratusan Warga Tambora Tinggal di Tenda

Kamis, 10/12/2009 18:12 WIB
200-an Rumah Ludes, Ratusan Warga Tambora Tinggal di Tenda
Aprizal Rahmatullah - detikNews

Jakarta - 200-an rumah warga Tambora, Jembatan Besi, Jakarta Barat ludes dilalap si jago merah. Kebakaran yang melanda 5 RT di RW 08 itu mengakibatkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal.

"Asal api diduga dari rumah salah seorang warga, Pak Kasirun, karena aktivitas memasak kue kering yang dia lakukan. Untuk korban kita bangun tenda pengungsian di lapangan di dekat sini," kata Wakil Camat Tambora Isnawa Adji di lokasi, Kamis (10/12/2009).

Sisa-sisa api masih tampak di RT 10, petugas pemadam terus berupaya melakukan pemadaman. Sedang puluhan warga tampak mengais-ngais sisa kebakaran dari puing rumah mereka.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. 25 Mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api di lingkungan padat penduduk tersebut. Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran ini, hanya seorang warga mengalami luka karena terjatuh.

(ndr/gah)

Pemukiman Padat Penduduk di Jembatan Besi Terbakar

Kamis, 10/12/2009 15:44 WIB
Pemukiman Padat Penduduk di Jembatan Besi Terbakar
Nala Edwin - detikNews

Jakarta - Kebakaran terjadi di pemukiman padat peduduk di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat. 15 Unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.

"Yang terbakar lebih dari sepuluh rumah, apinya masih besar," kata Aji, warga sekitar lokasi melalui fasilitas Info Anda detikcom, Selasa (10/12/2009) pukul 15.30 WIB.

Aji menyatakan saat ini waga masih sibuk menyelamatkan barang-barang berharga yang mereka miliki. "Warga masih sibuk mengungsikan barang, ramai sekali," katanya.

Sementara itu, Firman, petugas pemadam Jakarta Barat, menyatakan petugas pemadam telah mengerahkan 15 mobil pemadam untuk menjinakkan api. "Saat ini kita masih dalam upaya pemadaman," katanya.
(nal/nrl)