Tampilkan postingan dengan label kebakaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebakaran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Mei 2011

Seribuan Rumah di Sungai Lumpur, Palembang, Terbakar

Sabtu, 07/05/2011 21:48 WIB
Seribuan Rumah di Sungai Lumpur, Palembang, Terbakar
Taufik Wijaya - detikNews


Palembang
- Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Sungai Lumpur, Ogan Komering Ilir (OKI), Palembang. Belum diketahui adanya korban jiwa, namu kerugian materi diperkirakan mencapai milyaran rupiah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 siang, Sabtu (7/5/2011). Menurut warga, api berawal dari suara ledakan yang keras di sebuah rumah warga dan dengan cepat merambat ke rumah-rumah semi permanen di sekitarnya yang terbuat dari kayu.

“Ya, kebakaran itu sekitar 1.000 rumah. Kerugian miliaran rupiah. Letak desanya di muara Sungai Lumpur. Penduduk desa di sana lebih banyak ke Bangka, sebab jarak Selat Bangka lebih gampang ditempuh dibandingkan ke Palembang,” kata Ahmad Kusmiran, warga OKI, Sumsel, kepada detikcom.

Sungai Lumpur terletak di tepi laut. Desa ini adalah yang terjauh dari darat di Kecamatan Tulung Selapan. Selain menghasilkan terasi, di daerah juga banyak terdapat petani sarang walet.

(tw/lh)


Minggu, 06 Februari 2011

Kebakaran melanda Australia barat

Minggu, 06/02/2011 18:33 WIB
Kebakaran melanda Australia barat
BBCIndonesia.com - detikNews


Kebakaran di Australia

Kebakaran melanda Australia barat yang menghancurkan sejumlah rumah

Kebakaran menghancurkan sejumlah rumah di Australia barat sementara kawasan timur laut negara itu masih terkena banjir yang dibawa Badai Yasi pekan lalu.

Gambar-gambar televisi yang diambil dari helikopter menunjukkan beberapa rumah terbakar hari Minggu dekat Perth, Australia barat.

Juru bicara pemadam kebakaran Rick Tyers mengatakan sekitar 100 orang diberitahu untuk mengungsi sementara pihak berwenang berusaha menghentikan meluasnya kebakaran yang dimulai Sabtu malam.

Kebakaran ini sampai hari Minggu telah merusak sekitar 800 hektar tanah.

Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran mengatakan telah menerima laporan sejumlah rumah hancur karena kebakaran namun belum dapat mengukuhkan karena upaya menghentikan kebakaran sedang dilakukan.

Sementara itu banjir juga melanda negara bagian Victoria setelah Yasi menyebabkan serangkaian badai di Melbourne dan kota besar lain di negara bagian ini.

Kedatangan badai itu menyebabkan dua hari hujan lebat sehingga banjir kembali melanda.

Yasi yang masuk dalam badai kategori lima atau terburuk menghantam sejumlah kota di Queensland.

Badai ini menambah pemberitaan mengenai negara bagian ini dengan korban tewas akibat banjir bandang sebanyak 35 orang. Banjir yang melanda sejak Desember itu juga menghancurkan rumah-rumah.

Daerah pinggiran Melbourne, Elwood, di negara bagian Victoria, menjadi salah satu daerah yang paling parah terkena banjir

Menurut kantor berita AP, Melbourne menerima setengah hujan tahunan dalam satu hari.

Di Queensland, sekitar 7000 orang masih tinggal di tempat pengungsian dan ribuan orang masih tinggal di rumah yang tergenang air tanpa listrik dan pasokan air bersih.

Jalur komunikasi juga belum dipulihkan di banyak kawasan bencana.


(bbc/bbc)


http://www.detiknews.com/read/2011/02/06/183316/1561120/934/kebakaran-melanda-australia-barat?881101934

Senin, 18 Oktober 2010

Ratusan Kios di Pasar Sukaramai Medan Terbakar

Minggu, 17/10/2010 22:42 WIB
Ratusan Kios di Pasar Sukaramai Medan Terbakar
Khairul Ikhwan - detikNews

Foto: Khairul/detikcom
Medan - Sedikitnya 150 kios di Pasar Sukaramai, Medan, dilalap api. Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Pantauan detikcom di Pasar Sukaramai di Jl Arif Rahman Hakim, Medan, Minggu (17/10/2010), api berkobar makin besar. Tidak ada korban jiwa, sementara kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Salah satu pemilik kios, Juwita, mengatakan bahwa api mulai terlihat membesar dari salah satu kios di bagian tengah sekitar pukul 19.30 WIB. Kemudian api merambat ke kios lainnya.

"Api terus marak karena barang dagangan sebagian besar dari bahan yang mudah terbakar. Banyak pakaian dan barang-barang lain," kata Juwita.

Dugaan sementara, api berasal dari hubungan arus pendek listrik di salah satu kios akibat hujan deras. Namun petugas Polsekta Medan Area masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba satu jam setelah api berkobar mengalami kesulitan memadamkan api, karena akses masuk ke titik api terlalu sempit. Kobaran api terus merambat ke kios lain, meski hujan deras mengguyur kawasan Pasar Sukaramai.



(rul/van)

Sabtu, 16 Oktober 2010

Api Padam, 1 Orang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 16/10/2010 06:29 WIB
Kebakaran di Bukit Duri
Api Padam, 1 Orang Dilaporkan Tewas
Irwan Nugroho - detikNews



Ilustrasi (Dok Detikcom)
Jakarta - Api yang melahap pemukiman padat penduduk di RT 5 RW 12 Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, sudah padam. Satu orang dilaporkan tewas dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Jaksel, Faishal, mengatakan, setelah 3 jam berjibaku, petugas akhirnya dapat menjinakkan api tepat pukul 05.47 WIB, Sabtu (16/10/2010).

Api mulai muncul sejak pukul 02.50 WIB. Faishal menambahkan, petugas mengalami kesulitan memadamkan api karena sangat padatnya pemukiman penduduk di wilayah tersebut.

"Selain itu, banyak sekali bahan-bahan yang mudah terbakar," katanya saat dihubungi
detikcom.

Untuk memadamkan api, petugas sampai mengerahkan 37 unit mobil pemadam kebakaran gabungan dari DPK Jaksel dan Jakarta Timur. Saat ini, sebagian mobil pemadam sudah meninggalkan lokasi.

Sementara itu, satu orang dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut. Korban diketahui bernama Sumarna (66). Namun, Faishal tidak tahu bagaimana kondisi korban ketika ditemukan.

"Berapa jumlah rumah yang terkena kebakaran kita juga belum dapat informasinya," ujarnya.

Sebelumnya, polisi menduga kuat kebakaran ini disebabkan oleh hubungan arus pendek alias korsleting listrik. Namun, penyelidikan lebih lanjut tetap akan dilakukan.


(irw/irw)

Pemukiman Padat di Bukit Duri Terbakar, 30 Mobil Pemadam Dikerahkan

Sabtu, 16/10/2010 03:45 WIB
Pemukiman Padat di Bukit Duri Terbakar, 30 Mobil Pemadam Dikerahkan
Irwan Nugroho - detikNews



Ilustrasi
Jakarta - Perkampungan padat penduduk di Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, terbakar dini hari ini. Sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju ke lokasi.

Api diketahui mulai menyala sekitar pukul 02.50 WIB, Sabtu (16/10/2010). Hingga hampir satu jam berlalu, pemadam kebakaran belum bisa mengusai si jago merah yang mengamuk itu.

"Hingga saat ini petugas masih berusaha untuk memadamkan api," kata salah satu petugas jada Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jaksel, Faishal, kepada
detikcom pukul 03.40 WIB.

Faishal mengatakan belum tahu persis di mana letak perkampungan penduduk yang terbakar. "Menurut informasi, posisinya di depan Pos Polisi Bukit Duri," katanya.

Mengenai jumlah rumah yang dilanda kebakaran, Faishal mengaku masih menunggu laporan dari petugas yang berada di lapangan.

"Kita juga belum tahu penyebab kebakaran," ujarnya.
(irw/irw)

Rabu, 01 September 2010

Kebakaran di Makassar Diduga Karena Ledakan Gas Elpiji 3 Kg

Minggu, 22/08/2010 16:59 WIB
Kebakaran di Makassar Diduga Karena Ledakan Gas Elpiji 3 Kg
Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews

Makassar
- Kebakaran yang menghanguskan seratusan rumah di Mariso, Makassar diduga karena ledakan gas elpiji 3 Kg. Ledakan terjadi di rumah Gassing, awal mula terlihatnya api.

"Apinya cepat sekali menyambar rumah-rumah. Salah satu anggota keluarga Gassing sedang memasak dengan kompor gas, gas meledak hingga ke lantai 2 rumah gassing," ujar salah seorang warga, Jimmy Carter kepada detikcom di lokasi kebakaran, Kelurahan Kunjungmae, Kecamatan Mariso, Makassar, Minggu (22/8/2010).

Jimmy mengatakan, sebelum kebakaran terdengar suara ledakan yang dahsyat dari rumah Gassing. Warga yang juga berprofesi sebagai anggota provost Polrestabes Makassar ini menampik dugaan kebakaran disebabkan korsleting listrik.

Si Jago Merah leluasa menyambar rumah-rumah warga setelah api sempat menjilati tiga drum berisi minyak tanah yang dijual di rumah Le' Pani, di lorong 29 Jl Lamadukelleng Buntu. Rumah Le'Pani tak jauh dari rumah Gassing.

Akibat kebakaran, ratusan warga kehilangan tempat tinggal. Bahkan saat hujan mengguyur Makassar sore ini, warga yang kehilangan rumah itu hanya berteduh di rumah-rumah tetangganya yang selamat dari si jago merah.

Pemkot Makassar yang menjanjikan akan membangun tenda darurat untuk para korban hingga kini belum didirikan.

Sementara itu, untuk membantu korban yang terluka akibat peristiwa ini, Tim Bantuan Medis (TBM) Calcaneus Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) mendirikan posko Tim Medis di salah satu rumah dinas milik Pertamina. Mereka dibantu satu mobil Ambulance milik Public Safety Center Makassar yang disiagakan di sekitar lokasi kebakaran.

(mna/gun)

Kebakaran di Balikpapan, 300 Rumah Dilalap Si Jago Merah

Rabu, 01/09/2010 07:01 WIB
Kebakaran di Balikpapan, 300 Rumah Dilalap Si Jago Merah
Anwar Khumaini - detikNews

Foto kiriman Hartawan (Balikpapan)
Jakarta - Kebakaran dahsyat terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kebakaran terjadi di perumahan penduduk di Jalan Sudirman tepatnya di depan Kantor Pos Balikpapan. Akibat kebakaran ini, 300 rumah ludes dilalap si jago merah.

Menurut salah satu warga, Hartawan, kebakaran terjadi sekitar pukul 04.000 WIB saat warga sedang melaksanakan ibadah sahur.

"Kejadiannya pas warga sedang sahur sekitar pukul 04.00 WIB," kata Hartawan kepada detikcom, Rabu (1/9/2010).

Hartawan mengatakan, penyebab kebakaran saat ini belum diketahui pasti. Namun yang jelas, kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

Api baru bisa dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran sekitar dua jam kemudian atau pukul 06.00 WIB. Api memang sudah padam, namun bara api masih ada.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Sementara dari gambar yang diterima detikcom, api berkobar sangat hebat. Kebakaran ini juga menjadi tontonan warga.
(anw/anw)

Sabtu, 17 Juli 2010

Korban Tewas di Hotel Irak Bertambah Jadi 30 Orang

Jumat, 16/07/2010 23:13 WIB
Korban Tewas di Hotel Irak Bertambah Jadi 30 Orang
Anwar Khumaini - detikNews

Foto: Reuters
Baghdad - Korban tewas akibat kebakaran yang terjadi di sebuah hotel di kota Sulaimaniya, Irak bagian utara terus bertambah. Kebakaran yang diduga akibat gas bocor atau arus pendek listrik tersebut kini telah menewaskan 30 orang tewas dan 22 lainnya luka-luka.

Pejabat kepolisian setempat memastikan, insiden ini murni kecelakaan, bukan karena adanya sabotase. Apalagi, menurutnya, wilayah ini relatif aman dari konflik.

"Kebakaran ini bukan karena aksi teroris," kata pejabat tersebut sembari mengatakan jika wilayah tersebut banyak perusahaan-perusahaan minyak internasional yang beroperasi.

Kebakaran terjadi Kamis malam (15/7/2010) di Hotel Soma yang terletak di pusat kota. Api mengamuk selama beberapa jam. Sedikitnya, ada 3 korban tewas akibat melompat dari lantai tiga. Api baru bisa dikuasai beberapa jam setelah api mulai berkobar.

Menurut salah seorang tamu hotel, Rosheen Younis, dia selamat lantaran saat api mengamuk dia dan beberapa rekannya sedang pergi ke luar untuk makan malam.

"Hanya nasib menyelamatkan kita dari kematian yang tak terelakkan," ujarnya.

"Ketika kami pulang ke hotel malam-malam, kami melihat mobil pemadam kebakaran, ambulans, pasukan keamanan dan tubuh-tubuh yang terbakar dan sudah tidak bisa dikenali lagi," imbuhnya.
(anw/anw)

Jumat, 02 April 2010

Ramayana Kebayoran Lama Terbakar, Api Makin Membesar

Jumat, 02/04/2010 11:28 WIB
Ramayana Kebayoran Lama Terbakar
Api Makin Membesar, Bagian Atas Gedung Rontok
Ayu Fitriana - detikNews

Foto: Ramayana terbakar (Elvan/detikcom)
Jakarta - Kobaran Api di pusat perbelanjaan Ramayana kompleks Pasar Kebayoran Lama makin membesar. Bahkan sisi kanan bagian gedung rontok setelah sebelumnya sisi bagian kiri juga rontok.

Pantauan detikcom, Jumat (2/4/2010), kobaran api terus membakar lantai tiga gedung Ramayana. Bahkan kobaran api merembet ke lantai 2 gedung tersebut.

Untuk memadamkan api, 4 unit mobil pemadam kebakaran didatangkan lagi dari Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur. Sebelumnya sudah 35 unit mobil pemadam kebakaran disiagakan sehingga total 41 mobil PMK dikerahkan.

Hingga pukul 11.25 WIB, api masih terus berkobar bahkan makin membesar. Petugas masih kesulitan memadamkan api lantaran pasokan air susah didapatkan.
(anw/asy)

Ramayana Kebayoran Lama Terbakar, Warga Berjubel

Jumat, 02/04/2010 12:24 WIB
Ramayana Kebayoran Lama Terbakar
Warga Berjubel, Pedagang Tutup Kios dan Nonton Kebakaran
Elvan Dany Sutrisno - detikNews

(Foto: Elvan Dany/detikcom)
Jakarta - Kebakaran Gedung Ramayana, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, semakin ramai. Warga sekitar lokasi kebakaran terus berdatangan. Bahkan Kios-kios yang berjualan di sekeliling lokasi sampai menutup kiosnya karena ingin menonton.

Pantauan detikcom di lokasi kejadian, Jumat (2/4/2010), kondisi kebakaran semakin gelap. Selain cuaca terlihat mendung, asap yang keluar dari lantai 2 dan lantai 3 gedung kian mengepul.

Sekitar kurang lebih ratusan warga sudah berkerumun di sekeliling pusat perbelanjaan Ramayana tersebut. Mereka penasaran ingin melihat bagamaina petugas pemadam kebakaran memadamkan api. Karena sejak pukul 07.30 WIB, api masih berkobar.

Sejumlah personel kepolisian juga didatangkan lagi ke lokasi. Personel kepolisian tambahan ini bertugas untuk menghalangi warga yang ingin menonton pemadam kebakaran secara dekat. Namun warga masih terus bersikeras ingin menyaksikan secara dekat.

Selain menonton, warga juga asyik menikmati dagangan kaki lima yang di sekitar lokasi. Sementara ini petugas pemadam kebakaran terus menyemprotkan air ke lantai 3 sambil mendobrak dinding lantai 3. Sekitar kurang lebih 75 persen lantai 3 sudah habis terbakar si jago merah.

Tak lama, tiba-tiba saja angin di sekitar lokasi menggiring asap kepulan kebakaran itu ke warga yang menonton. Sehingga ratusan warga yang menonton mengusap matanya. Bahkan ada beberapa anak kecil yang ikut melihat, mengeluarkan air matanya karena pedih terkena asap tebal hitam itu. Tak kuat dengan kepulan asap kebakaran, warga satu per satu membubarkan diri.
(gus/asy)

Ramayana Kebayoran Lama Terbakar, Api Makin Membesar

Jumat, 02/04/2010 10:30 WIB
Ramayana Kebayoran Lama Terbakar
Api Makin Membesar, Petugas Kesulitan Cari Sumber Air
Ayu Fitriana - detikNews


Jakarta
- Kebakaran yang terjadi di pusat perbelanjaan Ramayana kompleks Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan belum juga padam. Petugas kesulitan memadamkan api lantaran susah mencari sumber air.

"Kita kesulitan mendapatkan sumber air, jadi sekarang kita nunggu air yang kita ambil dari Kali Pesanggrahan," kata Kasudin Damkar Jakarta Selatan, Subejo, di lokasi kebakaran, Jumat (2/4/2010).

Para petugas tidak berani masuk ke dalam gedung Ramayana karena masih berbahaya. "Ini kita juga nggak berani masuk karena bahaya banget. Jadi kita memadamkannya cuma dari luar dulu saja," imbuhnya.

Pantauan detikcom pukul 10.25 WIB, api terus merambat hingga ke dalam gedung. Petugas pemadam kebakaran pun dibagi ke beberapa sisi bangunan.
(anw/asy)

Ramayana Kebayoran Lama Terbakar, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jumat, 02/04/2010 10:03 WIB
Ramayana Kebayoran Lama Terbakar
Api Diduga Akibat Korsleting Listrik, Lalin Semakin Macet
Ayu Fitriana - detikNews

Jakarta
- Kebakaran yang melanda Gedung Ramayana di Pasar Kebayoran Lama diduga akibat korsleting listrik. Hingga pukul 10.00 WIB, api masih berkobar di gedung 3 lantai tersebut.

"Kemungkinan korsleting listrik," kata petugas keamanan Ramayana, Djamaludin di lokasi kejadian, Jumat (2/4/2010).

Sementara itu, salah seorang pedagang Henri menuturkan, kebakaran ini terjadi sejak pukul 07.30 WIB. Pemilik toko sepatu ini sempat berusaha menyelamatkan barang dagangannya di lantai 1. Namun, tidak berhasil.

"Sekarang keburu dihalangin petugas. Saya nggak bisa masuk lagi. Mana nggak ada asuransi," lanjutnya.

Kemacetan arus lalu lintas di lokasi juga semakin parah. Terlabih di flyover Kebayoran Lama. Hal ini disebabkan ada pengendara motor yang sengaja parkir di flyover tersebut hanya untuk melihat kebakaran.

Belum ada kepastian tentang korban dalam kebakaran ini. Petugas pemadam kebakaran masih terus berusaha memadamkan api.
(mad/anw)

Minggu, 14 Maret 2010

Pabrik Sandal Swallow Sering Terbakar

Jumat, 12/03/2010 01:56 WIB
Karyawan: Pabrik Sandal Swallow Sering Terbakar
Andi Saputra - detikNews

Jakarta - Kebakaran yang melanda Pabrik Sandal Swallow di Jakarta Barat bukanlah yang pertama kali terjadi. Pabrik ini memang sering terkena musibah kebakaran.

Pengakuan ini disampaikan oleh salah satu karyawan pabrik, Dito (28) saat ditemui di lokasi kebakaran, Jl Kamal Raya No 34, Jakarta Barat, Jumat (12/3/2010).

Kebakaran besar sudah pernah ia alami selama tiga kali. "Hampir tiap tahun terjadi kebakaran, ini yang terbesar," jelas Dito.

Yang paling baru, menurut Dito, menjelang Lebaran tahun lalu. "Tapi kecil bisa ditanggulangi sendiri," imbuhnya.

Pihak manajemen pabrik sendiri sudah menyewa dua orang petugas pemadam kebakaran resmi dari Sudin Jakarta Barat. Mereka sengaja dipersiapkan untuk menjaga-jaga kemungkinan timbulnya kebakaran.

Untuk pemadaman internal, pabrik ini biasanya menggunakan Air dari tower dan Hydran. Di dalam setiap ruangan juga sudah terdapat alat pemadama otomatis.

Dito menjelaskan, pabrik ini penuh dengan cairan kimia. Lantai 1 berisi bubuk kimia dan karet. Lantai selanjutnya diisi dengan karet yang siap diolah atau jadi. Sedangkan lantai 3 adalah cairan berwarna.

(mok/mok)

Jumat, 11 Desember 2009

200-an Rumah Ludes, Ratusan Warga Tambora Tinggal di Tenda

Kamis, 10/12/2009 18:12 WIB
200-an Rumah Ludes, Ratusan Warga Tambora Tinggal di Tenda
Aprizal Rahmatullah - detikNews

Jakarta - 200-an rumah warga Tambora, Jembatan Besi, Jakarta Barat ludes dilalap si jago merah. Kebakaran yang melanda 5 RT di RW 08 itu mengakibatkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal.

"Asal api diduga dari rumah salah seorang warga, Pak Kasirun, karena aktivitas memasak kue kering yang dia lakukan. Untuk korban kita bangun tenda pengungsian di lapangan di dekat sini," kata Wakil Camat Tambora Isnawa Adji di lokasi, Kamis (10/12/2009).

Sisa-sisa api masih tampak di RT 10, petugas pemadam terus berupaya melakukan pemadaman. Sedang puluhan warga tampak mengais-ngais sisa kebakaran dari puing rumah mereka.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. 25 Mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api di lingkungan padat penduduk tersebut. Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran ini, hanya seorang warga mengalami luka karena terjatuh.

(ndr/gah)

Jumat, 04 Desember 2009

Lima Orang Tewas dalam Kebakaran di Diskotik Medan

Jumat, 04/12/2009 22:24 WIB
Lima Orang Tewas dalam Kebakaran di Diskotik Medan
Khairul Ikhwan - detikNews

Foto: Ilustrasi

Medan
- Kebakaran hebat yang melanda sebuah tempat hiburan di Medan, sejauh ini menyebabkan lima orang meninggal dunia, Jumat (4/12/2009). Polisi masih menyelidiki kasus ini sementara para korban tewas sudah dibawa ke rumah sakit dan tidak tertutup kemungkinan jumlah korban semakin bertambah.

Tempat hiburan KTV M-City yang berada di Jl Gatot Subroto diketahui mulai terbakar sekitar pukul 20.00 WIB. Sejumlah saksi mata menyatakan, api pertama sekali terlihat dari ruang lounge di lantai tiga.

"Dari sana, api terus menyebar ke seluruh ruangan," kata salah seorang saksi mata.

Petugas pemadam kebakaran yang memadamkan api berhasil memadamkan api sekitar pukul 21.00 dan menemukan adanya korban tewas di sejumlah ruangan. Para korban umumnya terperangkap di dalam gedung karena tidak mengetahui adanya kebakaran, dan meninggal dunia karena menghirup asap.

Petugas berhasul menemukan lima korban meninggal dunia, tiga wanita dan dua pria. Para korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Pirngadi Jl HM Yamin Medan.

Sejauh ini polisi dan petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemeriksaan ke seluruh bagian gedung. Diduga masih banyak korban lain yang terperangkap di dalam gedung tersebut. Sejumlah ambulans disiapkan untuk mengangkut para korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia.
(rul/anw)

Senin, 28 September 2009

Kebakaran di Lereng Gunung Lawu Meluas

Kebakaran di Lereng Gunung Lawu
Meluas ke Karanganyar
Asap dari kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu terlihat dari Dusun Manyul, Desa Kembang, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (27/9). Kebakaran tersebut telah menghanguskan sedikitnya 600 hektar hutan.

    SENIN, 28 SEPTEMBER 2009 | 21:04 WIB
    Laporan wartawan KOMPAS Sri Rejeki

    KARANGANYAR, KOMPAS.com - Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu yang masuk wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, meluas dan kini merambah wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

    "Kesulitan kami adalah untuk mencapai lokasi sangat sulit, harus melewati tiga bukit yang butuh 3,5 jam jalan kaki bagi yang berpengalaman. Kami juga tidak bisa membawa peralatan macam-macam, hanya bisa memadamkan api dengan memukul-mukul dengan ranting-ranting," kata Koordinator Lapangan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana Kabupaten Karanganyar Aji Pratama Heru, Senin (28/9).

    Sementara itu, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Surakarta mengantisipasi meluasnya kebakaran ke wilayahnya dengan membuat ilaran atau sekat bakar sepanjang 5-7 kilometer dengan lebar 5 meter sedalam 20 centimeter.


    http://regional.kompas.com/read/xml/2009/09/28/21040199/Kebakaran.di.Lereng.Gunung.Lawu.Meluas.ke.Karanganyar..

    Sabtu, 26 September 2009

    Api Padam, 90 KK Kehilangan Tempat Tinggal

    Jumat, 25/09/2009 22:34 WIB
    Kebakaran Jatinegara
    Api Padam, 90 KK Kehilangan Tempat Tinggal
    Muhammad Taufiqqurahman - detikNews

    Jakarta
    - Api yang melahap perkampungan di dekat Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, telah Padam. 90 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

    "Sudah padam sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, sekitar 90 KK atau sekitar 210 orang rumahnya habis terbakar," kata petugas Dinas Pemadam Kebakaran Jaktim, Adang, saat dihubungi
    detikcom, Jumat (25/9/2009).

    Adang juga belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. "Kita belum bisa pastikan penyebabnya," kata dia.

    Untungnya, kebakaran hebat ini tidak menelan korban jiwa dari pemilik rumah maupun warga sekitar. "Tidak ada korban," ujarnya singkat.

    Sebelumnya, 22 Unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang membakar puluhan rumah itu.

    (fiq/irw)

    Minggu, 23 Agustus 2009

    Kebakaran di Yunani

    Minggu, 23/08/2009 20:27 WIB
    Ribuan Orang Mengungsi
    Akibat Kebakaran di Yunani
    Moksa Hutasoit - detikNews

    Foto: Guardian

    Yunani
    - Kebakaran hebat yang melanda hutan di Yunani menyebabkan ribuan orang harus mengungsi ke tempat aman. Kebakaran yang sudah menghanguskan ribuan pohon itu kini sudah mengarah ke tempat pemukiman padat penduduk.

    "Situasi ini tragis. Api berada di luar kita. Athena memiliki tanaman hijau yang luasnya mencapai 30.000 ha dan kini telah hilang," ujar pejabat setempat, Yiannis Sgouros seperti dikutip dari
    Guardian.co.uk, Minggu (23/8/2009).

    Pemerintah Yunani sudah mengumumkan status darurat akibat kebakaran hutan yang terus melanda. Beberapa rumah dan kendaraan milik warga di kawasan Grammatiko, Kelentzi dan Varnavas sudah hangus terbakar. Angin yang kencang menambah kecepatan penyebaran api.

    Kebakaran ini adalah yang terburuk sejak api menghancurkan kawasan selatan Yunani pada tahun 2007. Kebakaran waktu itu menewaskan lebih dari 70 orang warga Yunani.

    Pagi tadi, pesawat dan helikopter dari negara Perancis, Italia dan Siprus kembali menjatuhkan air ke Gunung Panteli. Asap hitam yang pekat membumbung tinggi ke awan akibat aksi ini.
    (mok/ddt)

    Rabu, 19 Agustus 2009

    Pemukiman di Mangga Dua Terbakar

    Rabu, 19/08/2009 18:30 WIB
    Pemukiman di Mangga Dua Terbakar
    Mobil Damkar Belum Bisa
    Semprotkan Air, Api Terus Berkobar


    Ari Saputra - detikNews
    Jakarta - 26 Mobil pemadam kebakaran (damkar) sudah diterjunkan ke lokasi kebakaran di pemukiman padat penduduk, RT 02 RW 05, Mangga Dua, Jakarta Pusat. Namun, hingga 30 menit setelah kebakaran terjadi pukul 17.31 WIB, damkar belum juga bisa menyemprotkan air.

    Pantauan detikcom, Rabu (19/8/2009), pukul 18.10 WIB, api terus berkobar menjilat ratusan rumah di bantaran kali anak anak Ciliwung itu. Asap hitam pun membumbung, hingga terlihat sampai radius 5 km.

    "Air....air...air," teriak ratusan warga yang panik karena rumahnya terbakar.

    Warga terus berjibaku mencari sumber air untuk meredam jilatan api, sebelum mobil damkar akhirnya bisa menyemprot. Sebagian warga lain menyelamatkan harta benda mereka.

    Akibat kebakaran ini, Jl Jayakarta yang merupakan akses utama menuju lokasi, macet.

    (lrn/iy)

    Senin, 17 Agustus 2009

    Psar Rumput Jakarta Selatan Terbakar


    Senin, 17/08/2009 08:55 WIB
    Pasar Rumput Terbakar, 21 Mobil Pemadam Dikerahkan
    Nala Edwin - detikNews

    ilustrasi

    Jakarta
    - Kebakaran terjadi di Pasar Rumput, Jakarta Selatan (Jaksel). 21 Mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan kobaran api di pasar tersebut.

    "Kita sudah kirimkan 21 mobil pemadam untuk memadamkan api," kata Tejo, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Jaksel saat dihubungi
    detikcom, Senin (17/8/2009).

    Tejo menjelaskan laporan terbakarnya pasar tersebut masuk sekitar pukul 08.15 WIB.

    "Mobil pemadam Jakarta Timur juga ada yang dikerahkan karena apinya cukup besar," katanya.
    (nal/irw)