Tampilkan postingan dengan label selatan China. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selatan China. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Agustus 2011

55 Ribu Warga di Selatan China Mengungsi Akibat Banjir & Longsor

Rabu, 15/06/2011 04:35 WIB

55 Ribu Warga di Selatan China Mengungsi Akibat Banjir & Longsor

Andri Haryanto - detikNews

Jakarta - Hujan deras yang terus melanda wilayah selatan China telah memicu banjir dan tanah longsor dan menyebabkan sejumlah korban tewas. Akibat bencana tersebut, sebanyak 55 ribu orang terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi dari lokasi bencana.

Demikian seperti ditulis kantor berita Xinhua dan dilansir Reuters, Rabu (15/6/2011).

Pemerintah China mengatakan, bencana yang melanda kawasan selatan negara tersebut terjadi setelah hujan turun setiap hari di kawasan tengah dan selatan. Akibat bencana tersebut, diperkirakan 100 orang tewas.

"Hujan lebat mulai menyebabkan beberapa daerah di wilayah selatan China tergenang banjir, serta mengakibatkan korban tewas. 55 Ribu orang mulai meninggalkan kediaman mereka Selasa malam," tulis Xinhua.

Badan meteorologi setempat memperkirakan hujan akan terus turun di kawasan tersebut sampai dengan Jumat. "Hujan diperkirakan akan berlangsung sampai Jumat," imbuh kantor berita nasional itu.

(ahy/lrn)

Minggu, 11 Juli 2010

Banjir di Selatan China, Belasan Tewas

Banjir di Selatan China, Belasan Tewas

Metro Hari Ini / Internasional / Sabtu, 10 Juli 2010 18:10 WIB

Metrotvnews.com, Jiangsu: Hujan deras menyebabkan banjir di sejumlah wilayah selatan China. Sedikitnya dua belas orang tewas dan lebih dari seratus ribu orang terpaksa harus mengungsi.

Hujan deras telah mengguyur wilayah selatan China selama dua bulan terakhir. Akibatnya, terjadi banjir dan tanah longsor yang telah menyebabkan kerugian mencapai sepuluh miliar dolar Amerika Serikat.

Stasiun televisi setempat merekam kerusakan akibat banjir di Jiangsu, Provinsi Fujian dan Chong-qing. Di wilayah ini, hujan deras menyebabkan penundaan jadwal kereta api.

Hujan deras juga mengguyur Provinsi Hunan dan Hubei di pusat China. Banjir merusak jalan dan memutus aliran listrik. Banjir juga terjadi di bagian barat Provinsi Qinghai, awal pekan ini.(BEY)


http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/07/10/108846/Banjir-di-Selatan-China-Belasan-Tewas

Minggu, 20 Juni 2010

Banjir Cina tewaskan 100 orang

Minggu, 20/06/2010 05:13 WIB
Banjir Cina tewaskan 100 orang
BBCIndonesia.com - detikNews
Banjir Cina selatan tewaskan lebih 100 orang Hujan lebat dan longsor di Cina selatan menewaskan 132 orang dan hujan diperkirakan akan terus turun.

Delapan puluh enam orang hilang dan 800 ribu penduduk telah diungsikan.

Saluran listrik terputus, bendungan rusak dan banyak jalan hancur. Jutaan penduduk diperkirakan tidak memiliki persediaan air minum.

Puluhan sungai meluap termasuk Sungai Mutiara di propinsi Guangdong.

Musim hujan di Cina yang dimulai pada bulan Mei ini terjadi setelah kekeringan terparah dalam satu abad di kawasan barat daya negara itu.

PENINGKATAN INTENSITAS HUJAN

Badan Metereologi Nasional hari Minggu memperingatkan badai hujan masih akan terjadi.

"Terjadi peningkatan skala dan intensitas hujan," badan tersebut menyatakan lewat situs internet.

"Di sebagian wilayah Zhejiang, Fujian, Jiangxi, Henan, Guangxi dan bagian lain di selatan, curah hujan akan mencapai 100-180 milimeter. Di daerah lain curah hujan akan mencapai lebih 200 milimeter."

Enam puluh delapan ribu rumah rusak dan lebih 500 ribu hektar tanaman hancur, menurut laporan tersebut.

Televisi pemerintah menayangkan gambar tentara melakukan penyelamatan dari atap rumah, lahan yang terendam, mobil terbalik, penduduk berjalan pada air setinggi pinggang untuk melewati jembatan yang banjir.

(bbc/bbc)

88 Orang Tewas dan 48 Hilang dalam Bencana Banjir di China

Minggu, 20/06/2010 00:20 WIB
88 Orang Tewas dan 48 Hilang dalam Bencana Banjir di China
Laurencius Simanjuntak - detikNews

Shanghai
- Banjir dan tanah longsor yang terjadi di bagian selatan China telah menewaskan sedikitnya 88 orang. Tidak hanya itu, 48 orang juga dilaporkan hilang dalam waktu satu minggu.

Seperti dilansir Reuters dari kantor berita Xinhua, Sabtu (19/6/2010), hujan deras memicu banjir bandang, merendam tanaman, mengganggu lalu lintas dan telekomunikasi. Kementerian Urusan Sipil China mengatakan banjir memaksa pengevakuasian 757.000 orang.

Departemen Bantuan Bencana meningkatkan tingkat tanggap darurat setelah banjir mengahantam China. Otoritas juga memperkirakan hujan yang lebih lebat akan turun dalam beberapa hari mendatang.

Banjir terburuk dialami provinsi Fujian, Jiangxi, Hunan, Guangdong, Sichuan dan Guizhou, serta daerah otonom Guangxi. Kerugian ekonomi dari bencana banjir ini adalah US$ 1,47 miliar.

Banjir ini cukup mengherankan. Sebab, hanya beberapa bulan lalu, bagian barat daya China menderita kekeringan terburuk dalam satu abad terakhir.

(lrn/lrn)