Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Januari 2011

Sungai Deli Meluap, Aktivitas di Kota Medan Terganggu

Kamis, 06/01/2011 09:35 WIB
Sungai Deli Meluap, Aktivitas di Kota Medan Terganggu
Nala Edwin - detikNews

Jakarta - Sungai Deli yang terletak di Medan, Sumatera Utara, meluap. Akibatnya aktivitas di kota itu terganggu karena warga kesulitan mencapai tempat kerjanya.

"Air mulai meluap pada pukul 04.00 WIB, genangannya cukup tinggi," kata Hervin Alvito, salah seorang warga Medan, lewat Info Anda detikcom, Kamis (6/1/2011).

Hervin menjelaskan, hujan deras turun sekitar pukul 24.00 WIB di Kota Medan. Namun Hervin menduga derasnya aliran air juga disebabkan adanya banjir kiriman dari Brastagi.

"Pada pukul 07.00 WIB, genanggan air sudah setinggi 30 cm hingga 1 meter. Banyak jalan yang tergenang sehingga warga banyak yang kesulitan ke tempat kerja," katanya.

Hervin menyatakan, air juga menggenangi rumah-rumah yang terletak di bantaran Sungai Deli. "Tapi warga masih bertahan," katanya.

Sementara itu Joel, warga Medan lainnya, menyatakan banjir juga terjadi di Sungai Babura. Sungai Babura adalah anak Sungai Deli yang juga melintasi Medan.

"Puluhan warga yang berada di bantaran sungai itu mengungsi karena ketinggian air terus naik," katanya.

Ketinggian air di kawasan Sungai Deli, terutama di Kelurahan Aur, Kampung Baru dan kelurahan Sei Mati mencapai 1 meter. Sementara di bantaran Sungai Babura mencapai 45 cm. Namun di beberapa tempat, terutama yang berada persis di tepian sungai, air terlihat hingga bubungan atap rumah warga.


(nal/nrl)

Sungai Deli Meluap, Aktivitas di Kota Medan Terganggu

Kamis, 06/01/2011 09:35 WIB
Sungai Deli Meluap, Aktivitas di Kota Medan Terganggu
Nala Edwin - detikNews

Jakarta - Sungai Deli yang terletak di Medan, Sumatera Utara, meluap. Akibatnya aktivitas di kota itu terganggu karena warga kesulitan mencapai tempat kerjanya.

"Air mulai meluap pada pukul 04.00 WIB, genangannya cukup tinggi," kata Hervin Alvito, salah seorang warga Medan, lewat Info Anda detikcom, Kamis (6/1/2011).

Hervin menjelaskan, hujan deras turun sekitar pukul 24.00 WIB di Kota Medan. Namun Hervin menduga derasnya aliran air juga disebabkan adanya banjir kiriman dari Brastagi.

"Pada pukul 07.00 WIB, genanggan air sudah setinggi 30 cm hingga 1 meter. Banyak jalan yang tergenang sehingga warga banyak yang kesulitan ke tempat kerja," katanya.

Hervin menyatakan, air juga menggenangi rumah-rumah yang terletak di bantaran Sungai Deli. "Tapi warga masih bertahan," katanya.

Sementara itu Joel, warga Medan lainnya, menyatakan banjir juga terjadi di Sungai Babura. Sungai Babura adalah anak Sungai Deli yang juga melintasi Medan.

"Puluhan warga yang berada di bantaran sungai itu mengungsi karena ketinggian air terus naik," katanya.

Ketinggian air di kawasan Sungai Deli, terutama di Kelurahan Aur, Kampung Baru dan kelurahan Sei Mati mencapai 1 meter. Sementara di bantaran Sungai Babura mencapai 45 cm. Namun di beberapa tempat, terutama yang berada persis di tepian sungai, air terlihat hingga bubungan atap rumah warga.


(nal/nrl)

Hujan Deras Landa Medan, Ribuan Rumah di Lima Kecamatan Terendam Banjir

Kamis, 06/01/2011 09:13 WIB
Hujan Deras Landa Medan, Ribuan Rumah di Lima Kecamatan Terendam Banjir
Khairul Ikhwan - detikNews

Medan - Hujan deras yang mengguyur Medan sejak Rabu (5/1/2011) malam hingga Kamis (6/1/2011) pagi mengakibatkan rubuan rumah terendam banjir. Banjir terparah terjadi di kawasan bantaran Sungai Deli dan Sungai Babura.

Ketinggian air di kawasan Sungai Deli, terutama di Kelurahan Aur, Kampung Baru dan kelurahan Sei. Mati mencapai 1 meter. Sementara di bantaran Sungai Babura mencapai 45 cm. Namun di beberapa tempat, terutama yang berada persis di tepian sungai air terlihat hingga bubungan atap rumah warga.

Warga Kelurahan Aur, Irwansyah, mengatakan, banjir tidak hanya akibat hujan deras namun juga akibat Sungai Deli meluap dan tidak dapat menampung debit air.

"Kalau hanya hujan deras di Medan, tinggi air di rumah tidak sampai satu meter. Tapi ini akibat hujan deras di daerah hulu sungai juga," kata Irwansyah.

Banjir tidak hanya menggenangi pemukiman warga di kawasan bantaran sungai. Sejumlah kawasan juga terendam banjir seperti di Kecamatan Sunggal, Maimun, Polonia, Marelan dan Kecamatan Tuntungan. Ketinggian air di pemukiman warga rata-rata 30 cm.

Sejumlah jalan protokol seperti Jl. Krakatau Ujung, Jl. Keretaapi dan Jl. Letda Sujono juga sempat terendam banjir pada Rabu malam. Air mulai surut menjelang Kamis pagi.


(rul/nrl)


Hujan Deras Landa Medan, Ribuan Rumah di Lima Kecamatan Terendam Banjir

Kamis, 06/01/2011 09:13 WIB
Hujan Deras Landa Medan, Ribuan Rumah di Lima Kecamatan Terendam Banjir
Khairul Ikhwan - detikNews

Medan - Hujan deras yang mengguyur Medan sejak Rabu (5/1/2011) malam hingga Kamis (6/1/2011) pagi mengakibatkan rubuan rumah terendam banjir. Banjir terparah terjadi di kawasan bantaran Sungai Deli dan Sungai Babura.

Ketinggian air di kawasan Sungai Deli, terutama di Kelurahan Aur, Kampung Baru dan kelurahan Sei. Mati mencapai 1 meter. Sementara di bantaran Sungai Babura mencapai 45 cm. Namun di beberapa tempat, terutama yang berada persis di tepian sungai air terlihat hingga bubungan atap rumah warga.

Warga Kelurahan Aur, Irwansyah, mengatakan, banjir tidak hanya akibat hujan deras namun juga akibat Sungai Deli meluap dan tidak dapat menampung debit air.

"Kalau hanya hujan deras di Medan, tinggi air di rumah tidak sampai satu meter. Tapi ini akibat hujan deras di daerah hulu sungai juga," kata Irwansyah.

Banjir tidak hanya menggenangi pemukiman warga di kawasan bantaran sungai. Sejumlah kawasan juga terendam banjir seperti di Kecamatan Sunggal, Maimun, Polonia, Marelan dan Kecamatan Tuntungan. Ketinggian air di pemukiman warga rata-rata 30 cm.

Sejumlah jalan protokol seperti Jl. Krakatau Ujung, Jl. Keretaapi dan Jl. Letda Sujono juga sempat terendam banjir pada Rabu malam. Air mulai surut menjelang Kamis pagi.


(rul/nrl)


Senin, 18 Oktober 2010

Ratusan Kios di Pasar Sukaramai Medan Terbakar

Minggu, 17/10/2010 22:42 WIB
Ratusan Kios di Pasar Sukaramai Medan Terbakar
Khairul Ikhwan - detikNews

Foto: Khairul/detikcom
Medan - Sedikitnya 150 kios di Pasar Sukaramai, Medan, dilalap api. Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Pantauan detikcom di Pasar Sukaramai di Jl Arif Rahman Hakim, Medan, Minggu (17/10/2010), api berkobar makin besar. Tidak ada korban jiwa, sementara kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Salah satu pemilik kios, Juwita, mengatakan bahwa api mulai terlihat membesar dari salah satu kios di bagian tengah sekitar pukul 19.30 WIB. Kemudian api merambat ke kios lainnya.

"Api terus marak karena barang dagangan sebagian besar dari bahan yang mudah terbakar. Banyak pakaian dan barang-barang lain," kata Juwita.

Dugaan sementara, api berasal dari hubungan arus pendek listrik di salah satu kios akibat hujan deras. Namun petugas Polsekta Medan Area masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba satu jam setelah api berkobar mengalami kesulitan memadamkan api, karena akses masuk ke titik api terlalu sempit. Kobaran api terus merambat ke kios lain, meski hujan deras mengguyur kawasan Pasar Sukaramai.



(rul/van)

Jumat, 04 Desember 2009

Lima Orang Tewas dalam Kebakaran di Diskotik Medan

Jumat, 04/12/2009 22:24 WIB
Lima Orang Tewas dalam Kebakaran di Diskotik Medan
Khairul Ikhwan - detikNews

Foto: Ilustrasi

Medan
- Kebakaran hebat yang melanda sebuah tempat hiburan di Medan, sejauh ini menyebabkan lima orang meninggal dunia, Jumat (4/12/2009). Polisi masih menyelidiki kasus ini sementara para korban tewas sudah dibawa ke rumah sakit dan tidak tertutup kemungkinan jumlah korban semakin bertambah.

Tempat hiburan KTV M-City yang berada di Jl Gatot Subroto diketahui mulai terbakar sekitar pukul 20.00 WIB. Sejumlah saksi mata menyatakan, api pertama sekali terlihat dari ruang lounge di lantai tiga.

"Dari sana, api terus menyebar ke seluruh ruangan," kata salah seorang saksi mata.

Petugas pemadam kebakaran yang memadamkan api berhasil memadamkan api sekitar pukul 21.00 dan menemukan adanya korban tewas di sejumlah ruangan. Para korban umumnya terperangkap di dalam gedung karena tidak mengetahui adanya kebakaran, dan meninggal dunia karena menghirup asap.

Petugas berhasul menemukan lima korban meninggal dunia, tiga wanita dan dua pria. Para korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Pirngadi Jl HM Yamin Medan.

Sejauh ini polisi dan petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemeriksaan ke seluruh bagian gedung. Diduga masih banyak korban lain yang terperangkap di dalam gedung tersebut. Sejumlah ambulans disiapkan untuk mengangkut para korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia.
(rul/anw)