Minggu, 26 Juni 2011

Peringatan Tsunami Alaska Dicabut

Peringatan Tsunami Alaska Dicabut

Headline
IST
Oleh: Vina Ramitha
Jumat, 24 Juni 2011 | 12:17 WIB

INILAH.COM, Anchorage – Setelah diguncang gempa berkekuatan 7,2 SR, peringatan tsunami di Samudra Pasifik, dekat Alaska, resmi dicabut.

Tepat satu jam setelah gempa terjadi, West Coast and Alaska Tsunami Warning Center mencabut peringatan itu. Peringatan itu meliputi area 80 mil timur laut Dutch Harbor dan 125 mil barat Adak.

Di Dutch Harbor, sirine peringatan tsunami membuat ratusan penduduk di wilayah itu langsung menyelamatkan diri mereka ke dataran tinggi.

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan maupun korban manusia dari wilayah itu. Gempa terjadi di pesisir pulau terpencil Aleutian.

http://www.inilah.com/read/detail/1637252/peringatan-tsunami-alaska-dicabut

Alaska Diguncang Gempa 7,4 SR Berpotensi Tsunami

Alaska Diguncang Gempa 7,4 SR Berpotensi Tsunami

Headline
Gempa Alaska - IST
Oleh: Charles MS
Jumat, 24 Juni 2011 | 11:23 WIB

INILAH.COM, Washington - Sebuah gempa besar berkekuatan 7,4 di Samudera Pasifik 107 mil timur Atka, Alaska terjadi Kamis (23/6) waktu setempat dengan kedalaman sekitar 25 mil, dan peringatan tsunami berlaku untuk pantai Alaska.

Mengutip
Reuters, sebuah gempa kedua berkekuatan 7,2 melanda di sekitar waktu yang sama dan pada kedalaman yang sama dan setengah menit kemudian, kata US Geological Survey.

"Sebuah peringatan tsunami sekarang berlaku yang mencakup wilayah pesisir Alaska dari Unimak Pass, Alaska (80 mil timur laut dari Belanda Harbor) ke Pass Amchitka, Alaska (125 mil barat adak)," West Coast and Alaska Tsunami Warning Center mengatakan.

Ukuran besar gempa ini dikenal menghasilkan tsunami. Jika tsunami terjadi, gelombang pertama akan mencapai adak, Alaska, pada 08:12 adak, Alaska waktu (12:12 EDT pada Jumat).

http://www.inilah.com/read/detail/1637072/alaska-diguncang-gempa-74-sr-berpotensi-tsunami

Gempa Susulan 6,7 R Landa Jepang

Gempa Susulan 6,7 R Landa Jepang

Headline
Oleh: Asteria
Kamis, 23 Juni 2011 | 07:19 WIB

INILAH.COM, Sydney- Sebuah gempa susulan berkekuatan 6,7 skala Richter melanda Jepang pada Kamis (23/6).

Demikian menurut situs US Geological Survey. Gempa susulan itu memiliki kedalaman 32 kilometer dan terletak 325 mil sebelah utara, timur laut Tokyo.

Tidak ada laporan segera kerusakan dari gempa susulan tersebut. [ast]

http://www.inilah.com/read/detail/1632272/gempa-susulan-67-r-landa-jepang

Sabtu, 25 Juni 2011

Hutan Sumatera Masuk Daftar Bahaya PBB

Hutan Sumatera Masuk Daftar Bahaya PBB
Pembalakan liar dan perluasan perkebunan telah mengancam daerah konservasi ini.
JUM'AT, 24 JUNI 2011, 09:17 WIB
Arfi Bambani Amri

VIVAnews - Hutan Hujan Tropis Sumatera masuk dalam Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya Perserikatan Bangsa-bangsa yang ditetapkan Badan PBB untuk Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya. Hutan Hujan Sumatera masuk daftar bersama Cagar Alam Rio Platano di Honduras.

Masuknya dua warisan dunia ini ditetapkan dalam sidang tahunan UNESCO pada 22 Juni 2011. Hutan Sumatera yang masuk daftar Warisan Dunia pada 2004 ditetapkan dalam bahaya untuk mengatasi pembalakan liar, perluasan perkebunan dan pembangunan jalan.

Sebenarnya, sejak 2004, Hutan Sumatera sudah disarankan masuk daftar bahaya, namun baru pada tahun ini resmi dimasukkan. Dengan masuknya hutan Sumatera dalam daftar bahaya ini, diharapkan ada upaya restorasi segera.

"Menandakan sebuah pesan pada dunia internasional untuk mendukung kawasan ini," kata Peter Shadie, Penasihat Senior International Union for Conservation of Nature yang merupakan konsultan UNESCO, seperti dilansir
Environment News Service.

Sementara Hutan Perawan Komi, kawasan alam pertama Rusia yang masuk Daftar Warisan Dunia, tidak masuk kategori bahaya. Padahal izin penambangan emas di lokasi ini sebenarnya telah membuatnya pantas masuk daftar bahaya.

Sementara Cagar Alam Ria Platano masuk daftar bahaya justru karena permintaan pemerintahnya. Kawasan ini telah diramaikan pemukiman liar, penangkapan ikan ilegal, pembalakan liar dan sejumlah proyek konstruksi yang mengancam ekosistem setempat.

Sumatera memiliki beberapa cagar alam yang dilindungi, yang terbentang dari Nanggroe Aceh Darussalam sampai Lampung. Di Aceh terdapat Taman Nasional Leuser, di Sumatera Barat dan Jambi terdapat Taman Nasional Kerinci Seblat. (umi)

• VIVAnews