Tampilkan postingan dengan label Desa Girimekar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa Girimekar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Maret 2010

Ambles Seperti Ditelan Bumi, Rumah Idi Utuh

Rabu, 24/03/2010 13:04 WIB
Tanah Ambles di Girimekar
Ambles Seperti Ditelan Bumi, Rumah Idi Utuh
Pradipta Nugrahanto - detikBandung



Bandung - Dari delapan rumah yang dinyatakan ambles di RT 2 RW 9, Kampung Legok Hayam Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, satu rumah terlihat seperti ditelan bumi. Rumah tersebut saat ini hanya terlihat atapnya.

Rumah tersebut diketahui milik Rasidi (55) atau yang akrab dipanggil Idi. Ia biasa menempati rumah tersebut setiap Sabtu dan Minggu. Jika rumah lainnya terlihat hancur, rumah Idi justru berdiri kokoh meski terlihat seperti ditelan bumi, masuk ke tanah sampai 4 meter.

"Tadi pagi rumahnya seperti ditelan bumi. Pak Idi sendiri hanya Sabtu-Minggu di sini," kata salah seorang warga Kosasih (48), saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (24/3/2010).

Menurutnya, kejadian tersebut terbilang unik sehingga menyedot perhatian warga yang ingin menyaksikan lebih dekat. Namun, hal tersebut segera dapat dicegah oleh warga sekitar yang berjaga.

"Kenapa dilarang, karena khawatir orang yang dekat nantinya ikut ambles," terang Kosasih.

Delapan rumah ambles pada Selasa (23/3/21010), sekitar pukul 22.00 WIB. Rumah tersebut adalah milik Ala Sunarya, Kosasih, Robandi, Dase, Ma Acih, Rasidi, Oma, dan Iman.

Retakan dan amblesnya tanah di Girimekar diketahui warga sejak Minggu (21/3/2010) pagi. Amblasan makin parah terjadi keesokan harinya. Curiga dengan pergerakan tanah, warga berinisiatif mengungsi dan membongkar material rumah yang masih bisa diselamatkan.

Kondisi terakhir, warga masih merasakan ablesan susulan mengingat sebagian warga masih merasakan adanya pergerakan tanah.
(ahy/lom)

Tanah di Desa Girimekar Terus Ambles

Sabtu, 27/03/2010 09:50 WIB
Tanah di Desa Girimekar Terus Ambles
Andri Haryanto - detikBandung



Bandung
- Amblesnya tanah di Kampung Legok Hayam Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung, terus berlanjut. Warga menghitung amblesan bertambah satu meter.

Salah seorang warga RT 2 RW 9, Andri (35), mengatakan kembali amblesnya tanah di wilayah tersebut berlangsung sejak hari jumat (26/3/2010) kemarin. "Setelah hujan, warga yang berjaga di lokasi merasa jika tanah kembali ambles," kata Andri saat dihubungi detikbandung via telepon, Sabtu (27/3/2010).

Penasaran, warga mengukur manual tanah yang dirasa ambles tersebut dengan batang bambu yang telah disiapkan. "Ada yang satu meter bahkan lebih dari satu meter," jelasnya.

Kondisi terakhir di lokasi amblesan, warga sekitar lokasi yang penasaran ingin mengetahui bencana tersebut masih berbondong-bondong datang. Berbeda dengan hari sebelumnya, lokasi amblesan mulai kemarin dipasangi garis polisi.

"Tapi mereka yang penasaran tetap saja nerobos garis polisi," ujar Andri.

Hitungan sementara petugas Geoteknologi Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI), Kamis (25/3/2010), amblesan tanah mencapai kedalaman empat meter. Kejadian amblesan tersebut diduga terjadi karena gempa yang sempat mengguncang Jawa Barat 2009 lalu.

Retakan dan amblesnya tanah di Girimekar diketahui warga sejak Minggu (21/3/2010) pagi. Amblasan makin parah terjadi keesokan harinya. Curiga dengan pergerakan tanah, warga berinisiatif mengungsi dan membongkar material rumah yang masih bisa diselamatkan.

Sementara warga yang terancam dan terkena langsung dampak bencana mengungsi di posko yang disiapkan tak jauh dari lokasi amblesan tanah.
(ahy/ahy)