Tampilkan postingan dengan label Energi Merapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Energi Merapi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 November 2010

Energi Merapi Masih Luar Biasa, Aktivitas Belum Bisa Diprediksi

Rabu, 10/11/2010 22:18 WIB
Energi Merapi Masih Luar Biasa, Aktivitas Belum Bisa Diprediksi
Novi Christiastuti Adiputri - detikNews



Jakarta - Hingga kini kondisi Gunung Merapi masih belum bisa diprediksi. Bahkan diketahui energi yang berada di dalam Merapi masih luar biasa.

"Kondisi Merapi, tadi ketemu dengan Pak Surono, katanya belum bisa diprediksi. Artinya tidak yakin dia berhenti kapan, atau tanda-tandanya. Bahkan menurut data, energinya masih luar biasa," ujar Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Kadir Karding saat dihubungi detikcom, Rabu (10/11/2010).

Abdul yang terus memantau langsung ke Posko Pengungsian di Stadion Maguwo Harjo menuturkan, kondisi pengungsi saat ini membuat prihatin. Masa tanggap darurat yang diperkirakan berjalan dalam jangka waktu panjang, membuat pengungsi mulai mengeluhkan sejumlah penyakit.

"Yang membuat prihatin, masa tanggap darurat akan lama. Kasihan para pengungsi, di sini mulai terkena penyakit, diare, sakit kulit, pusing," tutur politisi PKB ini.

Sebelumnya diberitakan, jumlah total pengungsi Merapi tercatat ada 279.779 orang. Jumlah tersebut dengan rincian di Kabupaten Magelang 88.274 orang, Kota Magelang 2.772 orang, Boyolali 39.767 orang, Klaten 93.224 orang, Sleman 52.945 orang, Kulonprogo 2.797 orang.

Sedangkan menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), total korban tewas akibat bencana Merapi mencapai 185 orang. Ribuan orang lainnya hingga kini masih mendapatkan perawatan. Jumlah korban tewas itu adalah korban tewas dari 2 kali letusan besar, yaitu pada 26 Oktober dan 5 November 2010.


(nvc/ape)

Jumat, 29 Oktober 2010

2/3 Energi Merapi Belum Keluar, Diprediksi Keluar Sedikit-sedikit

Jumat, 29/10/2010 08:24 WIB
2/3 Energi Merapi Belum Keluar, Diprediksi Keluar Sedikit-sedikit video foto
Aprizal Rahmatullah - detikNews




Jakarta - Gunung Merapi diperkirakan masih terus berstatus awas untuk beberapa minggu ke depan. Sebab, sejak meletus Selasa (26/10) sore hingga hari ini baru sepertiga energi Merapi yang keluar.

"Masih ada 2/3 sisa energi yang belum keluar," ujar Kabid Gempa dan Gerakan Tanah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, I Gede Wayan Swantika, kepada detikcom, Jumat (29/10/2010).

Besarnya sisa energi tersebut bukan berarti akan terjadi letusan besar. Gede melihat energi Merapi akan keluar sedikit demi sedikit hingga akhirnya habis.

"Bukan berarti ada letusan besar. Itu kalau sekaligus baru besar, tapi kayaknya sedikit-sedikit. Makin sering, makin bagus, makin cepat selesai," jelasnya.

Gede berharap Merapi mengeluarkan energinya secara bertahap walaupun memakan waktu lama. Meskipun ada kemungkinan sisa energi Merapi keluar dalam waktu bersamaan.

"Mudah-mudahan terus menerus. Seperti muntahan jadi cepat sembuh," ungkapnya.

Sementara terkait semburan awan panas tadi pagi, kata Gede, kondisi Merapi masih relatif aman. Wedhus gembel yang keluar dari puncak gunung dengan radius 2 km tidak terlalu membahayakan.

"Kalau 2 Km itu aman," tandasnya.

Gede menambahkan, sejak kemarin sore hingga malam, puncak Merapi dapat memperlihatkan titip api diam. Titik api itu berupa lava yang berada tepat di atas puncak.

"Adanya titik api diam berarti ada pertumbuhan kubah lava. Sepanjang malam kita bisa lihat selama cuaca cerah," pungkasnya.


(ape/nrl)