Tampilkan postingan dengan label Gempa Haiti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gempa Haiti. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Januari 2010

Korban Tewas Staf PBB Jadi 36 Orang

Korban Tewas Staf PBB Jadi 36 Orang
Jumat, 15 Januari 2010 | 01:44 WIB
AFP PHOTO/Juan Barreto
Seorang pria melanhkah di antara fderetan jenazahkorban gempa Haiti
TERKAIT:

WASHINGTON, KOMPAS.com - Jumlah korban tewas dari kalangan staf PBB terus meningkat. Setelah sebelumnya menyebut ada 22 staf yang tewas, kini jumlahnya meningkat menjadi 36 orang.

Juru bicara misi PBB David Wimhurst kepada wartawan mengatakan, mereka yang tewas empat di antaranya polisi, 19 personel militer dan 13 warga sipil. Mereka adalah bagian dari 188 staf PBB yang bekerja di kota ini.

Wimhurst mengatakan, saat gempa yang menewaskan lebih dari 100.000 orang terjadi, dia berada di lantai tiga gedung utama Minustah. Ia kemudian melarikan diri melalui sebuah jendela.

Sementara itu, suasana bandara setempat kini mengalami kepadatan. Otoritas bandara meminta kepada Amerika Serikat dan negara-negara lain untuk tidak menggunakan penerbangan ke Port au Prince saat ini karena mengganggu jadwal yang sudah tertata.

Juru bicara Federal Aviation Administration Laura Brown mengatakan, pihak Haiti telah memperingatkan agar sementara tidak menggunakan bandara itu karena kepadatan yang memuncak. Padahal, kata Brown, ia telah menyiapkan pesawat militer dan 10 pesawat sipil untuk membantu korban bencana.

http://internasional.kompas.com/read/2010/01/15/01440477/Korban.Tewas.Staf.PBB.Jadi.36.Orang

Kamis, 14 Januari 2010

Gempa Haiti Mirip Yogyakarta

Gempa Haiti Mirip Yogyakarta, Berpusat di Wilayah Berpenduduk

Rabu, 13 Januari 2010 | 15:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Gempa di Haiti, yang "hanya" ber-magnitude 7 menimbulkan bencana begitu dahsyat karena pusat gempa terletak di pinggiran ibu kota Port-au-Prince. Gempa itu hanya berjarak 15 kilometer dari pusat kota yang berpenduduk setidaknya 2,5 juta jiwa itu.

Sebagian besar gempa di Indonesia, yang biasa melanda pesisir barat Sumatera dan pesisir selatan Jawa, biasanya berpusat di lepas pantai. Sejumlah gempa itu sudah menimbulkan dampak dahsyat.

Ada beberapa gempa yang berpusat di wilayah berpenduduk, bukan lepas pantai, dan dampaknya sangat spektakuler meski kekuatannya tidak begitu besar.

Gempa ini seperti yang terjadi di Yogyakarta, yang hanya ber-magnitude sekitar 6. Dampak gempa begitu dahsyat karena pusat gempa terletak di wilayah berpenduduk padat, puluhan kilometer dari garis pantai.

Kejadian di Haiti mirip di Yogyakarta. Menurut data USGS, lembaga pemerintah Amerika Serikat yang mengumpulkan gempa, pusat gempa, yang ber-magnitude 7 pada skala Richter, hanya berjarak 15 kilometer dari pusat kota Port-au-Prince, ibu kota Haiti. Kedalamannya juga hanya 10 kilometer dari permukaan laut. Itu sebabnya dampaknya begitu mengerikan..

Gempa di negeri miskin ini menghancurkan banyak gedung dan rumah, termasuk Istana Presiden. Dicemaskan ratusan orang tewas.

Gempa ini terjadi akibat gesekan antara lempeng Karibia dengan lempeng Amerika Utara.

NURKHOIRI

http://www.tempointeraktif.com/hg/amerika/2010/01/13/brk,20100113-218948,id.html