Tampilkan postingan dengan label Hujan Es. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hujan Es. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 November 2011

Hujan Es Landa Bojonggede, Banyak Pohon Tumbang

Minggu, 13/11/2011 22:36 WIB 

Hujan Es Landa Bojonggede, Banyak Pohon Tumbang

Anwar Khumaini - detikNews

Jakarta - Sore tadi, sekitar pukul 16.00 WIB terjadi hujan lebat di daerah Bojonggede, Bogor, Jawa Barat. Sempat terjadi hujan butiran-butiran es yang berlangsung selama hampir setengah jam.

Menurut warga Bojonggede, Ajat, hujan lebat mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Setengah jam pertama, terjadi hujan es sebesar kerikil.

"Butiran es segede kerikil-kerikil. Suaranya sampai bletak bletok di genteng dan kanopi," kata Ajat saat dihubungi detikcom, Minggu (13/11/2011) malam.

Ajat menceritakan, dirinya sempat merekam hujan disertai angin kencang dan butiran es tersebut. Dalam rekaman itu terdengar suara gemuruh angin, disertai hujan deras serta petir yang menyambar kencang.

Akibat kejadian ini, listrik mengalami pemadaman selama beberapa jam. Banyak juga pohon tumbang. Bahkan, menurut Ajat warung-warung semi permanen di lokasi wisata Situ Kemuning semuanya ambruk tak tersisa. Genteng-genteng di beberapa rumah di daerah tersebut juga beterbangan.

Saat hendak membeli makan malam, Ajat menceritakan gaura SD Cimanggis 3 Yang terletak di Jalan Sudimampir roboh. Lampu listrik baru menyala sekitar pukul 21.00 malam.

(anw/fiq)

Sabtu, 12 November 2011

Diterjang Angin Kencang dan Hujan Es, 127 Rumah Rusak di Lereng Merapi

Sabtu, 12/11/2011 20:04 WIB 

Diterjang Angin Kencang dan Hujan Es, 127 Rumah Rusak di Lereng Merapi

Parwito - detikNews
Magelang - Sebanyak 127 rumah rusak akibat diterjang angin puting beliung dan hujan es di lereng Gunung Merapi. Luas wilayah yang mengalami kerusakan meliputi enam dusun, 2 desa di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kelima dusun itu adalah Dusun Sudimoro (70 rumah), Dusun Wates (28), Dusun Pucanganom, Dusun Nglampu (13), Dusun Nggejukan (1)dan 1 rumah di Dusun Dadapan, Desa Beringin, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. 

Informasi yang dihimpun detikcom, Sabtu (12/11/2011), sekitar pukul 14.45 WIB hujan deras melanda kawasan puncak hingga radius 15 Km dari puncak Merapi. Hujan disertai angin menyapu sekitar lereng Merapi di sebelah barat tepatnya di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

"Sekitar jam tiga kurang seperempat waktu itu hujan deras. Kemudian angin kencang setinggi kurang lebih tujuh meter menerjang dari arah timur kearah barat. Berputar-putar. Saat itu warga yang masih di sekitar luar rumah langsung pada berlarian panik," jelas Mursidah (66) warga Dusun Sudimoro saat ditemui detikcom usai kejadian.

Setelah satu jam hujan bersama dengan angin kencang menerjang, tiba-tiba hujan es turun. Warga yang panik langsung berhamburan masuk ke rumah masing-masing untuk menyelamatkan diri.

"Esnya sebesar kelereng. Saya takut langsung bersembunyi di dalam rumah. Tapi sekarang esnya sudah hilang karena mencair," jelas Mursidah.

Kepala Desa Pucanganom Sujarwanta (48) menjelaskan, hujan es yang disertai angin ini mengakibatkan ratusan rumah yang ada di desanya rusak ringan. Kerusakan hanya pada bagian atap rumah seperti genting dan asbes ratusan rumah berterbangan.

Selain itu sebanyak lima pohon pinus dan kapas randu roboh. Salah satunya menimpa rumah salah satu warga di Desa Pucanganom. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Sampai sore tadi, ratusan penduduk bersama petugas TNI-Polri bahu membahu memperbaiki atap rumah. Anggota tim SAR dan para relawan juga ikut memperbaiki rumah serta mengevakuasi lima pohon yang tumbang.

(mok/mok)


Selasa, 14 September 2010

Wow! Ada Hujan Es di Pamulang

Selasa, 24/08/2010 15:54 WIB
Wow! Ada Hujan Es di Pamulang
Ken Yunita - detikNews

Jakarta - Hujan deras juga melanda daerah Pamulang, Tangerang. Yang mengejutkan, hujan yang disertai hembusan angin kencang itu diawali dengan hujan es.

"Waktu pertama, bunyi klotak-klotak di genteng, saya pikir ada yang roboh. Tapi ternyata itu butir-butir es yang jatuh di atap," kata Khanan, seorang warga Pamulang, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (24/8/2010).

Khanan mengatakan, fenomena tidak biasa itu terjadi sekitar pukul 15.35 WIB. Warga Pamulang Permai heboh dibuatnya. Mereka lalu mencoba menampung bongkahan-bongkahan kecil es yang jatuh dari langit itu.

"Tadi saya ambil, dan ternyata memang es. Sekarang sih sudah mencair," kata Khanan.

Menurut Khanan, bongkahan es yang jatuh tidak terlalu besar. Hujan es juga tidak berlangsung lama. "Kecil-kecil kok, nggak lebih besar dari kelereng," katanya.

Setelah hujan es beberapa menit, hujan air yang sangat deras pun turun disertai angin kencang. Warga tidak berani keluar rumah karena petir mulai menyambar-nyambar. Hingga pukul 16.00 WIB, hujan masih turun dengan derasnya. (ken/fay)

http://www.detiknews.com/read/2010/08/24/155450/1426885/10/wow-ada-hujan-es-di-pamulang

Kamis, 06 Mei 2010

25 Tewas akibat Hujan Badai Es

25 Tewas akibat Hujan Badai Es
Kamis, 6 Mei 2010 | 17:03 WIB
uqconnect.net
Ilustrasi

BEIJING, KOMPAS.com — Topan dan hujan es menewaskan paling tidak 25 orang dan mencederai lebih dari 150 orang lainnya di kota Chongqing, China barat daya, Kamis (6/5/2010), demikian dilaporkan media lokal.

"Hujan dan angin kencang menghantam daerah-daerah Dianjiang dan Liangping, merobohkan lebih dari 1.000 rumah dan merusak 10.000 rumah lainnya," kata satu laman internet pemerintah lokal.

"Prasarana umum dan tanaman rusak parah, kerugian akibat topan itu diperkirakan mencapai lebih dari 2,93 juta dollar AS," kata laporan itu mengutip keterangan pemerintah lokal.

Menurut laporan media lokal, kecepatan maksimum angin mencapai 108 km per jam.

Minggu, 28 Februari 2010

Hujan Es Guyur Bandung

Minggu, 28/02/2010 14:09 WIB
Hujan Es Guyur Bandung
Avitia Nurmatari - detikBandung



]Bandung - Hujan es disertai angin kencang mengguyur Kota Bandung, sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu (28/2/2010). Hujan es tersebut berdiameter 1 centimeter.

Salah satu saksi mata yang melihat hujan es tersebut adalah Tri Widiyanti (27) warga Kebaktian, Jalan Mekarsari Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiara Condong.

"Kira-kira jam 13.30 WIB hujan, awalnya biasa saja, lama-lama jadi ada butiran esnya. Kebetulan saya sedang berada di kamar di lantai dua, terdengar jelas bunyinya. Anginnya juga besar kencang sekali," ujar Tri saat dihubungi detikbandung melalui telepon selular, Minggu (28/2/2010).

Untungnya hujan es tersebut hanya berlangsung sekitar 15 menit. "Enggak lama, cuma 15 menit," kata Tri.

Dihubungi terpisah, Nurroniah (55) warga Jalan Sukamiskin menyebutkan, butiran hujan es yang mengguyur Bandung tersebut diperkirakan hampir sebesar kelereng.

"Iya tadi hujan es, tapi tidak lama, sekitar 15 menit. Besarnya hampir sebesar kelereng, kira-kira 1 centimeter," kata Nur.

Tak hanya di dua lokasi tersebut, di Jalan Sukaasih Komplek Taruna Parahyangan pun mengalami hujan yang serupa. Bahkan sebagian atap dari seng dari beberapa rumah di daerah tersebut terhempas angin.

"Di Sukaasih juga hujan es dengan angin kencang, seng atap rumah juga ada yang terbang," ujar Arie (33).

(avi/avi)