Tampilkan postingan dengan label Makassar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makassar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Februari 2011

Diterjang Banjir 2 Meter di Makassar, Ratusan Orang Mengungsi

Sabtu, 05/02/2011 14:15 WIB
Diterjang Banjir 2 Meter di Makassar, Ratusan Orang Mengungsi
Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews


Makassar - Banjir setinggi 2 meter melanda kawasan RW 03 Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Makassar. Ratusan orang terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya menuju lokasi yang lebih aman.

Pengamatan detikcom, Sabtu (5/2/2011), banjir merendam 90 rumah yang dihuni sekitar 308 jiwa sejak pukul 08.00 WITA. Ketinggian air yang mencapai 1 hingga 2 meter ini menggenangi rumah penduduk dan areal persawahan.

Banjir diakibatkan karena Sungai Borong yang meluap dan ini kerap terjadi saat hujan deras mengguyur.

Warga berbondong-bondong mengungsi di Masjid At Thoyyibah yang berjarak 500 meter dari perumahan warga yang kebanjiran. Masjid tersebut berada di lokasi yang tinggi. Namun, ada juga sejumlah warga yang bertahan di rumah panggung miliknya.

Proses evakuasi warga dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Makassar serta dibantu Tim SAR Mar Team.

2 Unit perahu karet disiagakan untuk menjemput warga yang masih bertahan di rumahnya. Petugas Koramil juga sudah mengamankan lokasi banjir.

Sementara itu, pihak kelurahan masih berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mengatur distribusi bantuan berupa tenda dan bahan makanan. Belum ada korban jiwa dan orang hilang yang dilaporkan.

(aan/ken)

Senin, 13 Desember 2010

Makassar Gempa 5,9 SR, Tamu Hotel di Pantai Losari Berhamburan

Minggu, 12/12/2010 23:57 WIB
Makassar Gempa 5,9 SR, Tamu Hotel di Pantai Losari Berhamburan
Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews

Makassar - Gempa 5,9 skala ritcher yang mengguncang Makassar, Sulawesi Selatan, dirasakan di beberapa titik di wilayah tersebut. Sebagian warga pun panik berhamburan ke jalan.

Seperti yang terjadi di Hotel Imperial, yang berlokasi tepat di depan pantai Losari, Senin (13/12/2010) lewat tengah malam. Tiga puluhan tamu hotel berhamburan ke Jl Ujungpandang.

"Saya merasakan dinding kamar hotel bergetar, dan melihat yang lain merasakan juga, kami akhirnya ke luar hotel," kata Yunus, salah satu tamu hotel.

Hingga pukul 00.40 WITA, Yunus dan beberapa tamu hotel yang lain masih berada di luar hotel. Beberapa menunggu di lobby hotel, sambil menunggu kejelasan informasi mengenai potensi gempa susulan.

Sementara itu, di Jl Cumi-cumi, gempa tidak membuat panik warga setempat. Gempa terasa di daerah tersebut. Namun, karena kebanyakan warga sudah terlelap. Hal itu tidak menimbulkan kepanikan.

Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai kerusakan akibat gempa.


(mna/lrn)


Gempa 5,9 SR Guncang Makassar

Minggu, 12/12/2010 23:14 WIB
Gempa 5,9 SR Guncang Makassar
Laurencius Simanjuntak - detikNews


Makassar - Gempa bumi kembali melanda wilayah Indonesia. Malam ini gempa berkekuatan 5,9 skala ritcher mengguncang Makkasar, Sulawesi Selatan.

Berdasar informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi Minggu (12/12/2010) pukul 22.59 WIB atau 23.59 waktu setempat (WITA). Pusat gempa berada di kedalaman 19 Km.

Koordinat gempa berada di 6.11 LS dan 117.55 BT, atau 232 km barat daya Makassar. Gempa tidak berpotensi tsunami.
(lrn/lrn)


Rabu, 01 September 2010

Kebakaran di Makassar Diduga Karena Ledakan Gas Elpiji 3 Kg

Minggu, 22/08/2010 16:59 WIB
Kebakaran di Makassar Diduga Karena Ledakan Gas Elpiji 3 Kg
Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews

Makassar
- Kebakaran yang menghanguskan seratusan rumah di Mariso, Makassar diduga karena ledakan gas elpiji 3 Kg. Ledakan terjadi di rumah Gassing, awal mula terlihatnya api.

"Apinya cepat sekali menyambar rumah-rumah. Salah satu anggota keluarga Gassing sedang memasak dengan kompor gas, gas meledak hingga ke lantai 2 rumah gassing," ujar salah seorang warga, Jimmy Carter kepada detikcom di lokasi kebakaran, Kelurahan Kunjungmae, Kecamatan Mariso, Makassar, Minggu (22/8/2010).

Jimmy mengatakan, sebelum kebakaran terdengar suara ledakan yang dahsyat dari rumah Gassing. Warga yang juga berprofesi sebagai anggota provost Polrestabes Makassar ini menampik dugaan kebakaran disebabkan korsleting listrik.

Si Jago Merah leluasa menyambar rumah-rumah warga setelah api sempat menjilati tiga drum berisi minyak tanah yang dijual di rumah Le' Pani, di lorong 29 Jl Lamadukelleng Buntu. Rumah Le'Pani tak jauh dari rumah Gassing.

Akibat kebakaran, ratusan warga kehilangan tempat tinggal. Bahkan saat hujan mengguyur Makassar sore ini, warga yang kehilangan rumah itu hanya berteduh di rumah-rumah tetangganya yang selamat dari si jago merah.

Pemkot Makassar yang menjanjikan akan membangun tenda darurat untuk para korban hingga kini belum didirikan.

Sementara itu, untuk membantu korban yang terluka akibat peristiwa ini, Tim Bantuan Medis (TBM) Calcaneus Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) mendirikan posko Tim Medis di salah satu rumah dinas milik Pertamina. Mereka dibantu satu mobil Ambulance milik Public Safety Center Makassar yang disiagakan di sekitar lokasi kebakaran.

(mna/gun)

Jago Merah Lalap Seratusan Rumah di Makassar

Minggu, 22/08/2010 15:56 WIB
Jago Merah Lalap Seratusan Rumah di Makassar
Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews

Makassar
- Api melalap seratusan rumah warga di Mariso, Makassar. Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 Wita. Api menhanguskan seratusan rumah di perumahan padat penduduk, Jl Lamadukelleng Buntu, Kelurahan Kunjungmae, Kecamatan Mariso, Makassar, Minggu (22/8/2010).

Api diperkirakan berasal dari rumah Gassing dan rumah Endeng di RT E. Cuaca panas dan angin kencang menyebabkan api merambat begitu cepat. Api baru bisa dijinakkan setelah puluhan mobil pemadam kebakaran berjibaku menembus gang-gang sempit di pemukiman itu.

Beruntung pula, cuaca panas cepat berganti hujan deras yang cukup membantu petugas pemadam.

Lurah Kunjungmae, Fahmi Rasyid, menyebutkan sekitar 100 kepala keluarga di RT A, RT B, RT C dan RT E, di Jl Lamadukelleng dan Jl Rajawali terancam kehilangan rumah. Jumlah kerugian yang harus ditanggung warga juga belum dapat diidentifikasi.

"Saat ini belum dapat dipastikan penyebabnya, kami masih mendata warga kami," ujar Fahmi.

Sementara itu, Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian langsung meninjau lokasi kebakaran. Ilham menjanjikan akan mendirikan posko dan tenda darurat untuk menampung ratusan warganya yang menjadi korban kebakaran.
(mna/gun)