Tampilkan postingan dengan label Semarang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semarang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Desember 2010

Gempa Yogya 5,8 SR Juga Dirasakan di Simpang Lima Semarang

Selasa, 21/12/2010 11:53 WIB
Gempa Yogya 5,8 SR Juga Dirasakan di Simpang Lima Semarang
Nograhany Widhi K - detikNews

Jakarta - Gempa sebesar 5,8 Skala Richter (SR) di Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, ternyata dirasakan hingga jalur pantai utara Jawa yaitu Semarang. Orang-orang yang berkantor di Simpang Lima, Semarang, panik dan keluar gedung.

"Saya di Lantai 6 Gedung HSBC Simpang Lima. Gedung ini ada 9 lantai, lumayan terasa. Turun semua tadi lewat tangga darurat. Lumayan panik tadi sambil lari-lari," ujar Vitho yang dihubungi detikcom, Selasa (21/12/2010).

Selain di gedung kantor itu, menurut pengamamatan Vitho, penghuni gedung-gedung di sebelahnya juga berhamburan seperti di Citraland Mal.

"Getaran sekitar 10 detik, lebih kencang dari gempa Bantul November lalu waktu ada (letusan) Merapi," jelas dia.

Kepanikan itu terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) terjadi di 140 Km tenggara Wonosari, Gunung Kidul, DIY. Gempa terjadi pada pukul 10.59 WIB, Selasa (21/12/2010) dengan kedalaman 16 km.


(nwk/nrl)

Gempa Yogya 5,8 SR Juga Dirasakan di Simpang Lima Semarang

Selasa, 21/12/2010 11:53 WIB
Gempa Yogya 5,8 SR Juga Dirasakan di Simpang Lima Semarang
Nograhany Widhi K - detikNews

Jakarta - Gempa sebesar 5,8 Skala Richter (SR) di Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, ternyata dirasakan hingga jalur pantai utara Jawa yaitu Semarang. Orang-orang yang berkantor di Simpang Lima, Semarang, panik dan keluar gedung.

"Saya di Lantai 6 Gedung HSBC Simpang Lima. Gedung ini ada 9 lantai, lumayan terasa. Turun semua tadi lewat tangga darurat. Lumayan panik tadi sambil lari-lari," ujar Vitho yang dihubungi detikcom, Selasa (21/12/2010).

Selain di gedung kantor itu, menurut pengamamatan Vitho, penghuni gedung-gedung di sebelahnya juga berhamburan seperti di Citraland Mal.

"Getaran sekitar 10 detik, lebih kencang dari gempa Bantul November lalu waktu ada (letusan) Merapi," jelas dia.

Kepanikan itu terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) terjadi di 140 Km tenggara Wonosari, Gunung Kidul, DIY. Gempa terjadi pada pukul 10.59 WIB, Selasa (21/12/2010) dengan kedalaman 16 km.


(nwk/nrl)

Getaran Gempa juga Terasa di Semarang

Selasa, 21/12/2010 11:38 WIB
Getaran Gempa juga Terasa di Semarang
Nala Edwin - detikNews


Jakarta - Gempa Yogya juga terasa di gedung HSBC Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah (Vitho)

(nal/nal

Selasa, 09 November 2010

Banjir di Semarang Hanyutkan Mobil dan Hewan Ternak

Selasa, 09/11/2010 19:53 WIB
Banjir di Semarang Hanyutkan Mobil dan Hewan Ternak
Nurvita Indarini - detikNews


Semarang - Banjir melanda sejumlah kawasan di Semarang, Jawa Tengah, setelah diguyur hujan deras selama hampir 2 jam. Banjir besar yang mengagetkan warga itu menghanyutkan mobil dan hewan ternak.

"Waktu saya pulang kantor, saya lihat ada mobil yang sepertinya jenis Carry, terdampar di tepi Sungai Bringin. Saya kaget waktu keluar kantor daerah di depan kantor sudah kayak laut. Itu daerah di sekitar Jalan Kelud," kata warga Semarang, Huda, kepada detikcom, Selasa (9/11/2010).

Daerah di Semarang yang dilanda banjir antara lain Ngaliyan, Bringin, Mangkang dan Sampangan. Huda pun melihat beberapa sapi yang mati karena kandangnya dihempas banjir. Sapi-sapi itu mati dalam kondisi masih tertambat di tiang kandang. Di arus Sungai Bringin yang demikian deras tampak kambing warga yang ikut hanyut.

"Ini pertama kalinya ada banjir besar begini. Hujan memang sangat deras, tapi nggak lama. Semua kali, besar dan kecil meluap, makanya sampai ke rumah warga.Ada juga tanggul sungai yang jebol," lanjut Huda.

Dia mendapat kabar, di daerah Mangkang ada 2 warga yang tewas akibat terseret arus. Sungai kecil di daerah Kali Kangkung juga mampu menghanyutkan mobil. "Kata adik saya, yang hanyut BMW. Kondisinya terbalik, tapi saya belum melihat," lanjutnya.

Tidak hanya itu, pohon-pohon dengan diameter 30 meter juga bertumbangan diterjang hujan dan banjir. Separuh rumah warga di tepi Kali Kangkung yang bangunannya semi permanen tersapu arus sungai.

"Sepeda motor dan TV milik tetangga saya juga hanyut. Arus sebagian besar kali masih deras, tetapi sudah mulai surut. Rumah-rumah yang digenangi juga sudah mulai surut. Jalanan masih tergenang air karenanya harus jalan pelan-pelan," tutur Huda.

Menurutnya, penyebab banjir ini adalah hutan karet yang berada di daerah Mijen banyak yang sudah ditebangi. Selain itu karena tanggul sungai yang jebol dan luapan sebagian besar sungai di Semarang.

Sebelumnya, angin puting beliung mengagetkan warga Perumahan Beringin Lestari, Gondoria, Ngaliyan. Sebab, tiba-tiba angin itu bertiup sangat kencang dan berputar-putar hingga mengakibatkan banyak rumah rusak.


(vit/asy)