VIVAnews - Penduduk Kota Schmalkalden, negara bagian Thuringia, Jerman dikejutkan adanya sebuah lubang besar di tengah kompleks pemukiman mereka. Lubang tersebut menyerupai kawah dan memiliki diameter 30 meter dan memiliki kedalaman hingga 20 meter.
Peristiwa itu menyita perhatian dari warga sekitar. Pihak kepolisian bahkan harus mengevakuasi 25 penduduk yang menempati enam rumah di sekitar lubang besar itu.
Petugas dari badan geologi kota tersebut, Lutz Katschmann, belum dapat memastikan apa penyebab terbentuknya lubang tersebut. Namun kemungkinan besar, ujarnya, lubang terbentuk akibat formasi bebatuan yang terdiri dari batu kapur, batuan garam dan kalsium sulfat yang terkikis oleh air sehingga menciptakan sebuah rongga besar yang berujung kepada longsor.
Katschmann mengatakan bahwa 20 lubang yang lebih kecil terbentuk di Thuringia setiap tahunnya. Dia mengatakan bahwa satu-satunya jalan untuk mangatasi hal ini adalah dengan menambal lubang menggunakan kerikil.
Lubang besar seperti itu bukan hanya terjadi di Jerman. Penduduk di ibukota Guatemala Juni lalu kaget dengan adanya sebuah lubang berdiameter 20 meter dan berkedalaman hampir 30 meter, yang menganga di sebuah perempatan jalan. Lihat foto lubang besar di Jerman di sini.
Bencana#BC# silih berganti tidak saja terjadi di Indonesia tetapi juga di berbagai belahan dunia. Ummat manusia perlu berkaca diri atas apa yang sudah dan akan dilakukan....
Rabu, 03 November 2010
Foto-foto Lubang Besar Menganga di Jerman
Selasa, 02 November 2010
Lubang Besar Menganga di Jerman
VIVAnews - Penduduk suatu kota kecil di Jerman Senin pagi, 1 November 2010, dikejutkan oleh suara bergemuruh yang terjadi di depan rumah mereka. Saat keluar, mereka kaget bukan kepalang mendapati sebuah lubang besar menganga di tengah-tengah kompleks pemukiman.
Menurut kantor berita Associated Press, lubang itu menyerupai kawah berdiameter 30 meter dan memiliki kedalaman hingga 20 meter. Peristiwa ini diduga terjadi dalam semalam di suatu kompleks di Kota Schmalkalden, negara bagian Thuringia.
Lubang sebesar itu membuat hilang sebagian jalan, sebuah mobil yang terperosok serta sebuah pintu garasi warga. Beruntung, tidak ada yang terluka dalam peristiwa itu. Sementara sebuah mobil lainnya tergantung di tepi lubang.
Polisi berdatangan setelah warga melaporkan suara bergemuruh yang bising pada pukul 3 dini hari. Takut terjadi lagi pembentukan lubang pada pinggiran, polisi mengevakuasi enam rumah yang terdiri dari 25 orang.
Petugas dari badan geologi kota tersebut, Lutz Katschmann, belum dapat memastikan apa penyebab terbentuknya lubang tersebut. Namun kemungkinan besar, ujarnya, lubang terbentuk akibat formasi bebatuan yang terdiri dari batu kapur, batuan garam dan kalsium sulfat yang terkikis oleh air sehingga menciptakan sebuah rongga besar yang berujung kepada longsor.
“Kami, para ahli geologi, percaya bahwa ini adalah lubang yang terjadi secara alami. Namun kami tidak tahu pasti apa yang menyebabkannya,” ujarKatschmann seperti dikutip AP.
Katschmann mengatakan bahwa 20 lubang yang lebih kecil terbentuk di Thuringia setiap tahunnya. Dia mengatakan bahwa satu-satunya jalan untuk mangatasi hal ini adalah dengan menambal lubang menggunakan kerikil.
Lubang besar seperti itu bukan hanya terjadi di Jerman. Penduduk di ibukota GuatemalaJuni lalu kaget dengan adanya sebuah lubang berdiameter 20 meter dan berkedalaman hampir 30 meter, yang menganga di sebuah perempatan jalan.
Lokasi lubang baru itu terletak dua kilometer dari lubang serupa yang terbentuk tiga tahun lalu. Lubang yang tercipta pada 2007 menewaskan tiga orang dan menelan beberapa rumah di kawasan yang sama.
Lubang besar juga pernah melanda Kota Quebec, Kanada dan Milwaukee, Amerika Serikat.
• VIVAnews
Rabu, 14 Juli 2010
Lubang Besar Menganga di Florida, Satu Mobil Ambles
Laporan dari AS
Lubang Besar Menganga di Florida, Satu Mobil Ambles
Rita Uli Hutapea - detikNews

wtsp.com
Berdasarkan pantauan detikcom, lubang yang muncul sejak Minggu, 11 Juli waktu setempat itu terus menghiasi pemberitaan media lokal.
Menurut situs berita lokal, 10connects.com, lubang yang mengangga di Jalan 50th, sebelah timur kampus utama USF itu saat ini lebarnya diperkirakan sekitar 25 kaki (7,6 meter). Sedangkan kedalamannya pastinya tidak diketahui namun dipastikan lebih dari 17 kaki (5,2 meter). Lubang tersebut terus bertambah besar bahkan kini mobil yang terperosok ke dalam lubang tersebut sudah tak terlihat lagi.
Sebagian warga yang tinggal di kondominium tersebut memilih meninggalkan kediaman mereka karena mengkhawatirkan lubang yang terus membesar itu. Mereka sementara tinggal di hotel ataupun di rumah teman atau kerabat.
Menurut para pakar sudah terlambat untuk mengangkat mobil tersebut dari lubang. Sebab penggalian ataupun getaran dari alat-alat mesin akan menyebabkan lubang bertambah besar dan akan semakin mengancam struktur tanah di dekatnya.
Bagi warga Florida, kemunculan sinkhole bukanlah hal asing. "Itu sering terjadi di sini," kata Dr. Robert Dardenne, profesor Departemen Jurnalisme dan Studi Media USF.
"Bahkan di sini ada asuransi untuk mengcover kejadian seperti itu," ujar Dardenne kepada detikcom saat berbicang-bincang di kampus USF di St.Petersburg, Senin (12/7/2010). detikcom berada di AS dalam rangka program kunjungan internasional yang disponsori Deplu AS.
Ini bukan pertama kali lubang ataupun sinkhole menelan mobil-mobil di Florida. Pada tahun 1981 silam, sebuah sinkhole sedalam 100 kaki (30,5 meter) muncul di Winter Park dekat Orlando. Sinkhole tersebut menelan sebuah rumah dan sebagian gedung dealer mobil. Helikopter besar dikerahkan untuk mencoba mengangkat beberapa mobil mahal keluar dari sinkhole tersebut, namun kendaraan-kendaraan itu terus terperosok lebih dalam dan tak pernah terlihat lagi.
Menurut 10connects.com, setidaknya 30 sinkhole telah muncul di wilayah Tampa Bay dalam sepekan ini. Kemunculan sinkhole tersebut terkait dengan struktur tanah dan bebatuan di sejumlah wilayah di Tampa.
(ita/nrl)