Kamis, 26 November 2009

Korban Tewas Dumex jadi 34 Orang

Korban Tewas Dumex jadi 34 Orang
Puluhan keluarga korban tenggelamnya kapal Dumai Express 10 akhirnya berangkat ke Tanjung Balai Karimun menggunakan Kapal Dumai Express 12, Selasa (24/11). Sebanyak 26 orang dilaporkan masih hilang hingga kemarin.
RABU, 25 NOVEMBER 2009 | 23:08 WIB

KARIMUN, KOMPAS.com - Korban kapal Dumai Express (Dumex) terus bertambah. Hingga Rabu pukul 19.30 WIB, tujuh lagi jenazah penumpang korban dari MV Dumai Express 10 ditemukan tim SAR di Perairan Tukong Iyu, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Temuan itu menambah jumlah korban meninggal pada kecelakaan laut pada Minggu (22/11) menjadi 34 orang dari sebelumnya 27 orang.

Di Rumah Sakit Umum Daerah Karimun, dari tujuh mayat tersebut identitas enam di antaranya telah diketahui berdasarkan pada keterangan dari anggota keluarga mengenai ciri-ciri spesifik korban.

Jenazah yang telah dikenali meliputi Ananda Syahdu Maharani ( (2,6), Revalina Andri Suci (3.2), M Hafis Ariyadi Harahap (3,6), Nur Asmi (49), Ponimin (30), Herry Hidayat (kemungkinan anak buah kapal), sedang jati diri satu jenazah perempuan belum dapat dipastikan.

Ananda Syahdu Maharani adalah anak Bram Wijatmiko, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam yang juga tewas dalam kecelakaan tersebut. Jasad Bram dibawa ke Batam Senin pagi dan telah dimakamkan di Pekanbaru.

Adapun M Hafiz Ariyadi Harahap adalah kakak dari bayi Sri Ramadani Harahap yang juga menjadi korban dan jenazahnya telah dimakamkan di kompleks pekuburan Bukit Senang, Tanjung Balai Karimun. Nur Asmi adalah warga asal Durian Kamang, Agam, Bukittinggi, Sumatra Barat, sedang Hery Hidayat kemungkinan adalah anak buah kapal.

”Kapal terakhir yang mengevakuasi pada hari ini jenazah adalah KRI Kelabang yang menemukan dua mayat,” kata Koordinator tim SAR, Letkol (P) Edwin, di Tanjung Balai Karimun.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut Karimun itu mengatakan, ketujuh mayat itu dievakuasi Kapal Republik Indonesia (KRI) Kelabang dua orang, serta masing-masing satu oleh KRI Pati Unus, Kapal Patroli Keamanan Laut Mandah, Patkamla Hiu, kapal Bakorkamla dan kapal nelayan.

TOF

Editor: tof
Sumber : ANT

http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/11/25/23080971/Korban.Tewas.Dumex.jadi.34.Orang

Korban Dumex Menginap di Pelabuhan

Korban Dumex Menginap di Pelabuhan
RABU, 25 NOVEMBER 2009 | 01:20 WIB

DUMAI, KOMPAS.com - Sebagaian dari korban selamat kecelakaan kapal motor (KM) Dumai Express (Dumex) 10 kini memilih untuk menginap di Pelabuhan Dumai, Riau sampai menunggu kejelasan mengenai tanggung jawab perusahaan pelayaran itu terhadap mereka.

Mereka yang bertahan dan menginap di ruangan kedatangan Terminal Domestik Pelabuhan Dumai, Selasa malam, adalah warga setempat yang menjadi korban, kemudian dari Sumatra Barat (Sumbar) dan sebagian kecil korban selamat yang berasal dari Sumatra Utara (Sumut).

Sedangkan sebagian korban selamat lainnya telah diberangkatkan menggunakan bus yang telah disedikan oleh pihak perusahaan Dumai Express menuju sejumlah daerah di Sumut.

"Beri kami kesempatan untuk istirahat untuk menenangkan diri dulu sebelum kami bicarakan sampai dimana tanggung jawab perusahaan, baru kami dipulangkan," ujar Zulfan Siregar (54) warga Rantau Parapat, Sumut.

Menurutnya, para korban yang selamat masih mengalami trauma dan kelelahan setelah apa yang dialami dalam beberapa hari terakhir setelah tenggelamnya kapal yang ditumpangi di perairan Karimun, Kepulauan Riau, Minggu, (22/11).

Kami di sini adalah korban ketidakbecusan perusahaan dalam mengelola perusahaan, sehingga nyawa kami yang menjadi taruhan," jelasnya.

Kepala Operasional Pelabuhan Dumai Express, Jailani, mengaku, meski pihaknya menyediakan bus gratis yang mengantarkan para korban selamat menuju daerah asal Riau, Sumbar dan Sumut, namun tidak bisa memaksa karena permintaan para korban belum ada keputusan dari perusahaan.

"Kami belum bisa memutuskan mengenai tanggung jawab kami kepada para korban yang selamat, telepon seluler pimpinan masih belum aktif karena berduka setelah meninggalnya pemilik Dumai Express yang turut menjadi korban," ujarnya.

Sebelumnya keributan yang dilakukan sebagian korban selamat kecelakaan KM Dumai Express sempat mewarnai pemulangan ke daerah asal mereka ketika tiba di Pelabuhan Dumai.Mereka menuntut tanggung jawab pihak perusahaan karena mereka harus berjuang melawan maut dan bertahan di tengah laut sekitar empat jam setelah kapal yang ditumpangi dihantam ombak setinggi enam meter.

"Sudah bolak-balik kami didata, apa perusahaan tidak tahu bagaimana kami bertahan hidup di laut sampai barang-barang berharga kami hilang semua," kata Farida, (44) korban selamat.

Korban selamat yang diberangkatkan menggunakan KM Trisula dari Karimun menuju Dumai sebanyak 111 orang, namun
17 orang di antaranya minta diturunkan di Bengkalis, Riau karena mereka penduduk daerah itu.

TOF

Editor: tof
Sumber : ANT

http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/11/25/01203027/..korban.dumex.menginap.di.pelabuhan

Rabu, 25 November 2009

Magnitude 6.8 - TONGA 2009 November 24 12:47:14 UTC

Earthquake Details

Magnitude6.8
Date-Time
Location20.641°S, 174.068°W
Depth10 km (6.2 miles) set by location program
RegionTONGA
Distances135 km (85 miles) ENE of NUKU'ALOFA, Tonga
220 km (135 miles) S of Neiafu, Tonga
480 km (300 miles) E of Ndoi Island, Fiji
2100 km (1300 miles) NE of Auckland, New Zealand
Location Uncertaintyhorizontal +/- 5.6 km (3.5 miles); depth fixed by location program
ParametersNST=274, Nph=274, Dmin=>999 km, Rmss=1.02 sec, Gp= 22°,
M-type=teleseismic moment magnitude (Mw), Version=7
Source
  • USGS NEIC (WDCS-D)
Event IDus2009pja1

No reports of damage after Tonga quake

No reports of damage after Tonga quake

8:31 AM Wednesday Nov 25, 2009

NUKU'ALOFA, Tonga - A 6.8-magnitude earthquake struck off the Pacific island nation of Tonga, sending panicked residents into the streets at night, but there were no immediate reports of damage or injuries.

Residents in the capital, Nuku'alofa, 195 kilometres southwest of the epicentre, said their homes rattled, and the tremors set off frantic barking of dogs.

"There's no indication of damage right now in this area," said Faleo Vico, the duty Weather Office staffer in Nuku'alofa.

In the town of Ha'apai, on an island 300 kilometres northeast of the capital, resident Lano Fonua said the quake was strong and lasted about 45 seconds.

"Many people went out into the streets as the quake was shaking the area quite a bit. It was really going," he said.

The US Geological Survey said the quake, which struck at 3.32am, was 6.8-magnitude and was generated from a depth of 62 kilometres in the ocean. No tsunami was reported.

"I felt the quake myself. It's not the worst that I've felt here, not by a long chalk," Tonga police commander Chris Kelley said.

On September 29, a tsunami spawned by a magnitude-8.3 earthquake killed 34 people in American Samoa, 183 in Samoa and nine in Tonga.

-AP

http://www.nzherald.co.nz/world/news/article.cfm?c_id=2&objectid=10611533&ref=rss

6.8 SR quake rattles Tonga

Associated Press

6.8-magnitude quake rattles Tonga

Tuesday, November 24, 2009

(11-24) 08:02 PST NUKU'ALOFA, Tonga (AP) --

A 6.8-magnitude earthquake struck off the Pacific island nation of Tonga, sending panicked residents into the streets at night, but there were no immediate reports of damage or injuries.

Residents in the capital, Nuku'alofa, 120 miles (195 kilometers) southwest of the epicenter, said their homes rattled, and the tremors set off frantic barking of dogs.

"There's no indication of damage right now in this area," said Faleo Vico, the duty Weather Office staffer in Nuku'alofa.

In the town of Ha'apai, on an island 185 miles (300 kilometers) northeast of the capital, resident Lano Fonua said the quake was strong and lasted about 45 seconds.

"Many people went out into the streets as the quake was shaking the area quite a bit. It was really going," he said.

The U.S. Geological Survey said the quake, which struck at 3:32 a.m. (1332 GMT, 8:32 a.m. EST), was 6.8-magnitude and was generated from a depth of 38 miles (62 kilometers) in the ocean. No tsunami was reported.

"I felt the quake myself. It's not the worst that I've felt here, not by a long chalk," Tonga police commander Chris Kelley said.

On Sept. 29, a tsunami spawned by a magnitude-8.3 earthquake killed 34 people in American Samoa, 183 in Samoa and nine in Tonga.

http://www.sfgate.com/cgi-bin/article.cgi?f=/n/a/2009/11/24/international/i053244S29.DTL



Read more: http://www.sfgate.com/cgi-bin/article.cgi?f=/n/a/2009/11/24/international/i053244S29.DTL#ixzz0XphN5W0n

Strong quake off Tonga: USGS

Strong quake off Tonga: USGS


Strong quake strikes off Tonga: USGSAFP/Graphic – A map locating the 6.8 magnitude earthquake that struck Tonga. The strong quake rattled the Pacific island …

NUKU'ALOFA (AFP) – A strong quake with a magnitude of 6.8 hit off the Pacific island nation of Tonga early Wednesday, the US Geological Survey said, although there was no threat of a widespread destructive tsunami.

The earthquake struck at 2:47 am (1247 GMT) and was centred 193 kilometres (120 miles) east-northeast of the capital Nuku'alofa at a depth of 62 kilometres, USGS said. There were no immediate reports of damage or injuries.

The Pacific Tsunami Warning Centre in Hawaii said "no destructive widespread tsunami threat exists based on historical earthquake and tsunami data".

It said in an information bulletin that quakes of this size sometimes generate local tsunamis that can be destructive along coasts within 100 kilometres of the epicentre.

The quake was followed by an aftershock of 5.6 magnitude.

Nine people died in September when a tsunami hit the northern Tongan island of Niuatoputapu following an 8.0-magnitude earthquake. The tsunami also killed 143 people in Samoa and another 34 in neighbouringAmerican Samoa.

Earthquakes are common in the Pacific "Ring of Fire" where continental plates in the Earth's crust meet.

http://news.yahoo.com/s/afp/20091124/wl_asia_afp/quaketonga_20091124151148

6.8-magnitude quake rattles Tonga

6.8-magnitude quake rattles Tonga


NUKU'ALOFA, Tonga – A 6.8-magnitude earthquake struck off the Pacific island nation of Tonga, sending panicked residents into the streets at night, but there were no immediate reports of damage or injuries.

Residents in the capital, Nuku'alofa, 120 miles (195 kilometers) southwest of the epicenter, said their homes rattled, and the tremors set off frantic barking of dogs.

"There's no indication of damage right now in this area," said Faleo Vico, the duty Weather Office staffer in Nuku'alofa.

In the town of Ha'apai, on an island 185 miles (300 kilometers) northeast of the capital, resident Lano Fonua said the quake was strong and lasted about 45 seconds.

"Many people went out into the streets as the quake was shaking the area quite a bit. It was really going," he said.

The U.S. Geological Survey said the quake, which struck at 3:32 a.m. (1332 GMT, 8:32 a.m. EST), was 6.8-magnitude and was generated from a depth of 38 miles (62 kilometers) in the ocean. No tsunami was reported.

"I felt the quake myself. It's not the worst that I've felt here, not by a long chalk," Tonga police commander Chris Kelley said.

On Sept. 29, a tsunami spawned by a magnitude-8.3 earthquake killed 34 people in American Samoa, 183 inSamoa and nine in Tonga.

http://news.yahoo.com/s/ap/20091124/ap_on_re_as/as_tonga_quake_3