Tampilkan postingan dengan label Ledakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ledakan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Maret 2011

Ledakan Terjadi Lagi di PLTN Fukushima, Radiasi Meningkat 4 Kali

Selasa, 15/03/2011 08:59 WIB
Ledakan Terjadi Lagi di PLTN Fukushima, Radiasi Meningkat 4 Kali
Nograhany Widhi K - detikNews
Ledakan Terjadi Lagi di PLTN Fukushima, Radiasi Meningkat 4 Kali
(dok Reuters)
Tokyo - Ledakan hidrogen terjadi lagi PLTN Fukushima Daiichi saat operator memompa air laut ke dalam reaktor untuk mencegah kebocoran radiasi nuklir. Ledakan menyebabkan tingkat radiasi meningkat 4 kali lipat dalam 1 jam.

Badan Keamanan Nuklir Jepang mengatakan ledakan terjadi pada reaktor unit 2 yang mengalami overheating dan disebabkan oleh hidrogen. Demikian dilansir Reuters, Selasa (15/3/2011).

Ledakan itu menyebabkan atap wadah reaktor hancur. Uap pun membumbung memenuhi reaktor. Pemerintah Jepang mengatakan dua ledakan sebelumnya tidak sampai menimbulkan kerusakan wadah reaktor.

Sementara tingkat paparan radiasi terpantau meningkat 4 kali lipat setelah ledakan itu.

"Tingkat radiasi terbaca pada pukul 08.31 meningkat menjadi 8.217 microsievert dalam 1 jam, dari 1.941 mikrosievert pada 40 menit sebelumnya," ujar operator PLTN Fukushima Daiichi, Tokyo Electric Power Co.

Pemerintah Jepang mengatakan tingkat radiasi bisa mencapai 1 juta mikrosievert atau lebih sebelum menyebabkan penyakit akibat paparan radiasi.

PLTN Fukushima Daiichi yang juga dikenal sebagai Fukushima No 1 memiliki 6 reaktor. Sejak gempa, reaktor yang mengalami gangguan adalah reaktor unit 1,2 dan 3.

(nwk/nrl)

Sabtu, 01 Mei 2010

Sebelum Atap Rumah Hawa Hancur, Tanah Bergetar Dahsyat

Sabtu, 01/05/2010 15:51 WIB
Ledakan Misterius di Malang
Sebelum Atap Rumah Hawa Hancur, Tanah Bergetar Dahsyat
M Aminuddin - detikSurabaya



Plafon rontok/M Aminuddin
Malang - Hancurnya atap rumah milik Hawan (40), warga Perumahan Puskopad II, Kelurahan Bunulrejo, Malang masih misterius. Namun sebelum ledakan di atas terjadi, terasa getaran yang cukup kuat.

Akibat dahsyatnya getarar, plafon rumah tetangga Hawan pun sampai bergetar. Dari ke mulut, kabar ledakan itu berasal dari benda yang jatuh dari langit langsung menyebar dengan cepat.

"Getaran terasa cukup kuat, seperti ada yang melintas di atas rumah saya," kata Mulyono (27), warga rumahnya berada persis di depan rumah korban, Minggu (1/5/2010).

Mulyoni mengaku tak tahu pasti penyebab ledakan tersebut. "Kalau dari elpiji kok kayaknya tidak," katanya.

Kini warga sekitar membantu pemilik rumah secara gotong royong untuk memperbaiki atap rumah korban yang hancur dengan lubang berdiameter sekitar 1 meter itu.

(gik/gik)

Daun-daun Berguguran Ketika Getaran Dahsyat Terjadi

Sabtu, 01/05/2010 16:28 WIB
Ledakan Misterius di Malang
Daun-daun Berguguran Ketika Getaran Dahsyat Terjadi
M Aminuddin - detikSurabaya






Malang
- Banyak keanehan terjadi sebelum terjadinya ledakan yang menghancurkan atap rumah Hawan (40), warga Jalan Wapoga IV Blok E 1, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Sesaat sebelum ledakan terdengar, warga merasakan getaran dahsyat dan bersamaan daun-daun pepohonan berguguran.

"Selain atap rumah bergetar juga daun-daun berguguran. Pokoknya semua aneh mas," ungkap Mulyono (28), salah seorang warga yang rumahnya tepat di depan rumah korban kepada detiksurabaya.com di lokasi, Sabtu (1/5/2010).

Kepanikan pun terjadi saat warga merasakan getaran tersebut. Namun, sebelum mereka mengetahui penyebab getaran. Warga dikejutkan dengan suara ledakan yang dirasakan
hingga radius 100 meter.

"Entah apa yang menyebabkan semua ini," tambah Mulyono.

Keyakinan warga bahwa ledakan itu berasal dari benda dari langit yang jatuh menguat karena di Jakarta juga terjadi hal yang sama.

Mulyono bersama warga sekitar sangat menyakini yang terjadi di rumah Hawan seperti yang terjadi di Jakarta. Yakni rumah hancur akibat terkena batu meteor.

"Sekarang ini kan gencar-gencar berita-berita di televisi rumah hancur karena terkena meteor. Bisa juga seperti ini," terangnya sembari meragukan jika itu disebabkan karena ledakan tabung elpiji.

(gik/gik)

Hawan dan Warga Cari Sisa Puing Ledakan

Sabtu, 01/05/2010 18:25 WIB
Ledakan Misterius di Malang
Hawan dan Warga Cari Sisa Puing Ledakan
Muhammad Aminudin - detikSurabaya



Malang - Pemilik rumah yang atapnya hancur, Hawan (40) warga Perumahan Puskopad II, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, bersama warga sibuk meneliti dan mencari puing-puing sisa dari ledakan.

"Coba kami cari apakah ada benda aneh dari sisa ledakan ini," kata Hawan saat asyik
meneliti sisa puing-puing ledakan yang sudah terkumpul pasca rumahnya dibersihkan polisi, Sabtu (1/5/2010).

Warga menyakini ada sesuatu yang aneh sebelum terjadinya ledakan. Namun sayangnya hingga semua sisa puing-puing diteliti, mereka tidak menemukan sesuatu yang aneh.

Warga bersama Hawan, hanya menemukan pecahan plafon rumah serta genting beton
sebagai atap rumah korban. Kendati demikian, warga mengaku tidak menemukan benda aneh seperti yang terjadi di Duren Sawit, Jakarta.

"Kita tidak tahu bentuk dari benda aneh itu atau meteor. Mungkin saja sudah hancur jadi debu," ujar Mulyono (28), salah satu warga yang menyakini ada benda aneh jatuh dari luar rumah korban.

Menurut pria yang tinggal di depan rumah korban, sebelum terjadi ledakan, terdengar suara mirip benda yang lewat. Suara yang muncul bersama dengan datangnya getaran hebat. Sangat jelas terdengar dari dalam rumahnya.

"Saya itu ada di dalam rumah. Ledakan itu seperti desiran angin, tapi cukup keras suaranya. Sangat jelas terdengar," kata Mulyono seraya menyakinkan.

Seperti diberitakan, ledakan hebat menghancurkan atap rumah M. Hawan (40), warga
Jalan Wapoga IV Blok E1 Perumahan Puskopad II, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan
Blimbing, Kota Malang, Sabtu (1/5/2010), siang. Penyebab ledakan masih simpang siur.
Korban menyakini sumber ledakan akibat suatu benda dari luar rumah. Sementara polisi
menduga kuat ledakan disebabkan tabung gas 12 kilo milik korban mengalami kebocoran.
(fat/fat)

Jumat, 30 April 2010

Yang Tersisa Hanya Debu & Pecahan Halus Putih & Hitam

Jumat, 30/04/2010 10:23 WIB
Misteri Ledakan di Duren Sawit
Polri: Yang Tersisa Hanya Debu & Pecahan Halus Putih & Hitam
Didit Tri Kertapati - detikNews

Jakarta - Polisi telah melakukan penyelidikan di lokasi ledakan misterius di Duren Sawit, Jakarta Timur. Sejumlah barang bukti telah diamankan. Kini tengah diuji di Puslabfor Polri.

"Barang bukti debu-debu, pecahan halus, berwarna putih dan hitam," terang Kepala Pusat Departemen Balistik dan Metalurgi Puslabfor Polri, Kombes Pol Amril Kamal, di lokasi kejadian, Jumat (30/4/2010).

Amril belum bisa memastikan apakah material itu. Bisa saja benda itu berasal dari luar angkasa, karena sumber ledakan dipastikan berasal dari luar rumah.

"Perlu diuji lab," tutupnya. Saat ini proses olah TKP masih berlangsung. Tiga rumah yang menjadi korban benda asing digaris polisi.

(ndr/nrl)

Misteri Ledakan di Duren Sawit

Jumat, 30/04/2010 10:56 WIB
Misteri Ledakan di Duren Sawit
Wajah Suami Aci pun Tertutup Debu
Didit Tri Kertapati - detikNews



Jakarta
- Selain memporak-porandakan rumah Sudarmodjo (70), ledakan misterius di Duren Sawit, Jakarta Timur, juga merusak bagian belakang rumah Aci. Saat kejadian, sang suami yang tengah tertidur di ruang tamu itu wajahnya tertutup debu tebal.

"Saya sedang facial pelanggan. Suami saya tidur di ruang tamu, saya dengar suara hantaman. duarrr. Saya pikir (kompor) gas. Suami saya langsung bangun dan muka suami saya tertutup debu," kata Aci.

Rumah Aci berada di sebelah kanan rumah Sudarmodjo di Jl Delima VI Gang 2, Duren Sawit, Jakarta Timur. Bagian belakang rumah Aci tampak rusak. Dapur, kamar belakang atapnya jebol dan tertimpa beton reruntuhan dari rumah Sudarmodjo. Kediaman pemilik salon "Ladita' ini diberi garis polisi.

Tetangga Sudarmodjo, Pipit (32), mengaku melihat semacam kilat. "Saat kejadian, saya sedang di kamar atas. Saya lihat kayak ada kilat. Waktu itu memang mendung, tetapi tidak hujan. Ada bunyi dan cuma beberapa detik terus bunyi dummmmm dan goyang. Saya kira tabung gas, terus saya keluar rumah," kata Pipit yang tinggal sekitar 15 meter dari rumah Sudarmodjo.

(aan/nrl)

Ledakan di Duren Sawit

Jumat, 30/04/2010 14:10 WIB
Misteri Ledakan di Duren Sawit
Sejumlah Barang di Rumah Sudarmodjo Lumer
Didit Tri Kertapati - detikNews

Jakarta - Salah satu jejak yang ditinggalkan meteorit (meteor) yang jatuh di bumi adalah tanda terbakar. Di rumah Sudarmodjo yang kejatuhan benda asing luar angkasa, tanda itu juga terlihat.

"Banyak benda-benda yang lumer seperti kain, sarung dan dan sajadah," kata Sudarmadjo di lokasi kejadian, Jl Delima VI Gang 2, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (30/4/2010).

Hawa yang terasa di rumahnya juga terasa panas begitu benda asing mendarat. Namun tidak ada api yang terlihat.

Rumah Sudarmodjo yang bernomor 31 rusak parah. Bangunan di lantai dua runtuh menimpa lantai satu. Untung saat kejadian, rumah itu sedang tak berpenghuni.

Semula, Sudarmadjo mengira rumahnya runtuh akibat ledakan tabung gas. Tapi setelah dicek, tabung gas di rumahnya utuh. Dua rumah di kiri dan kanannya juga ikut rusak, sedangkan tabung gas sama-sama masih utuh.

Polisi memastikan bahwa benda yang merusak ketiga rumah itu berasal dari luar angkasa. Barang bukti yang dikumpulkan adalah debu dan pecahan halus berwarna hitam dan putih.

(nik/nrl)

Rabu, 07 April 2010

Ledakan Tambang Tewaskan 25 Orang di AS

Ledakan Tambang Tewaskan 25 Orang di AS

Montcoal-Sebuah ledakan yang mengguncang tambang batu bara di wilayah terpencil Montcoal, West Virginia, Amerika Serikat (AS), menewaskan 25 pekerja, Selasa, 6 April 2010.

Kecelakaan ini merupakan bencana terburuk dalam dunia pertambangan AS sejak 1984. Tahun 1984, sebanyak 27 orang tewas dalam kebakaran di tambang Emery Mining Corp di Orangeville, Utah, AS.

Tim penyelamat telah menghentikan upaya evakuasi pada Selasa pagi meski disebutkan masih ada empat orang lagi yang diduga terjebak. Ledakan terjadi menjelang Senin malam waktu setempat, 5 April 2010 di tambang Upper Big Branch yang dikelola oleh Performance Coal Company, cabang Massey Energy, di kota Mountcoal yang terletak di sekitar 50 kilometer selatan Charleston.

Presiden Barack Obama telah menelepon Gubernur West Virginia, Joe Manchin, untuk menyampaikan belasungkawa pada keluarga yang ditinggalkan. “Obama berkata pada Manchin bahwa pemerintah federal siap memberikan apapun yang diperlukan dalam upaya penyelamatan,” tulis pernyataan dari Gedung Putih.

Meski penyebab ledakan belum diketahui, aktivitas penambangan di lokasi tersebut memiliki sejarah kelam karena tidak menyediakan ventilasi memadai untuk gas metana yang mudah terbakar.voanews


  • Editor : Satwiko Rumekso
http://www.surya.co.id/2010/04/06/ledakan-tambang-tewaskan-25-orang-di-as.html

Jumat, 09 Oktober 2009

Ledakan di Bone Diduga Meteorit Besar Jenis Bola Api

Jumat, 09/10/2009 10:51 WIB
Ledakan di Bone Diduga Meteorit Besar Jenis Bola Api
Chazizah Gusnita - detikNews


Jakarta
- Ledakan disertai getaran yang cukup kuat yang terjadi di Kabupaten Bone, Sulawasi Selatan, diduga merupakan meteorit besar jenis bola api. Dugaan ini masih kesimpulan awal dari beberapa keterangan masyarakat yang mengabadikan kejadian tersebut lewat foto.

"Sementara kesimpulan itu meteorit yang cukup besar. Ciri-cirinya seperti fire ball (bola api)," kata peneliti utama astronomi-astrofisikan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Dr Thomas Djamaluddin kepada detikcom, Jumat (9/10/2009).

Meteorit adalah benda luar angkasa yang jatuh melewati atmosfer bumi yang menyisakan sesuatu. Sedangkan meteor adalah benda luar angkasa yang jatuh melewati atmosfer bumi yang menimbulkan bola pijar. Meteorit yang kecil kecil disebut bintang jatuh, jika besar disebut bola api.

Menurut Thomas, meteorit yang besar akan menimbulkan suara ledakan dan getaran. Menimbulkan suara karena adanya gesekan dengan udara. Meskipun cukup besar, namun meteorit ini tidak menyebabkan kerusakan lingkungan.

"Tidak ada akibatnya. Paling kalau jatuh di atas rumah, ya atapnya hancur. Tidak menimbulkan keracunan atau efek negatif lain," ujarnya.

Ledakan pada Kamis kemarin terjadi pada siang bolong. Apakah mungkin meteorit jatuh di saat posisi kepala bumi berada tepat berhadapan dengan matahari? Menurut Thomas, jika dilihat waktunya memang bukan waktu yang ideal bagi benda angkasa jatuh ke Bumi. Namun pada dasarnya meteorit bisa jatuh kapan saja dan dari segala arah.

(gus/nrl)

Polisi Tak Temukan Serpihan di Bone

Jumat, 09/10/2009 10:02 WIB
Ledakan Misterius
Polisi Tak Temukan Serpihan di Bone
Indra Subagja - detikNews

Jakarta
- Ledakan di Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), masih tetap misterius. Petugas kepolisian yang dikerahkan melakukan penyelidikan pun tidak menemukan bukti-bukti serpihan ledakan.

"Kita belum bisa menyimpulkan, tidak ada serpihan. Warga hanya melihat ada kilat asap dan ledakan 4 kali," kata Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Hery Subiansauri melalui telepon, Kamis (8/10/2009).

Hasil monitoring Polda Sulsel, pantauan lalu lintas di bandar udara Hasanudin tidak ada aktivitas pesawat di udara.

"Jadi belum ada yang melihat benda itu apa. Meteor atau pesawat belum bisa dipastikan," terangnya,

Kejadian ini merupakan yang pertama kali terjadi di wilayah Bone. "Yang jelas Lapan juga belum bisa memastikan benda apa ini. Polda sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, dan setiap informasi dari warga akan ditindaklanjuti," tutup Hery.

Pada Kamis (8/10) antara pukul 10.30 -11.10 Wita, warga Bone dan Wajo mendengar ledakan keras di udara. Ledakan terjadi selama 4 kali dan getarannya terasa hingga ke daratan. Sebelum ledakan warga melihat api dan asap.

(ndr/nrl)

Kamis, 08 Oktober 2009

Ledakan di Bone Anak Sekolah Dipulangkan, Tidak Ada Kecelakaan Udara

Kamis, 08/10/2009 13:40 WIB
Ledakan di Bone
Anak Sekolah Dipulangkan, Tidak Ada Kecelakaan Udara
Indra Subagja - detikNews

Jakarta - Ledakan keras yang membelah langit Bone, Sulawesi Selatan, benar-benar misterius. Akibat ledakan yang membahana itu, sekolah-sekolah yang ada di sana diliburkan. Siswa pulang lebih awal.

"Ada aktivitas masyarakat terutama anak sekolah yang secara spontanitas dipulangkan, karena menganggap suara ledakan tersebut dianggap tanda-tanda gempa," jelas Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Hery Subiansauri melalui telepon, Kamis (8/10/2009).

Dia menambahkan, ledakan itu tidak hanya terdengar di Bone saja, tetapi juga sampai ke kabupaten tetangganya yakni Wajo. Namun belum diketahui pasti apa sebenarnya ledakan yang terjadi 4 kali di udara itu.

"Hasil pengawasan lalu lintas udara di Indonesia Timur Makassar, menjelaskan bahwa radar tidak menunjukkan sinyal adanya kecelakaan udara," terangnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, ledakan yang terjadi pada pukul 10.30 Wita itu terjadi di Pantai Tanjung, Palete. Warga melihat benda memancarkan api dan asap di udara.

"Sesaat kemudian setelah api padam, terdengar ledakan keras kurang lebih 4 kali yang menimbulkan getaran di daratan," tutupnya.
(ndr/nrl)