Tampilkan postingan dengan label Moskow. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Moskow. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Agustus 2010

Hawa Panas Diduga Tewaskan Ribuan Orang di Moskow

Hawa Panas Diduga Tewaskan Ribuan Orang di Moskow


Hawa Panas Diduga Tewaskan Ribuan Orang di Moskow

Moskow (ANTARA/Reuters) - Beberapa ribu warga Moskow diduga telah tewas pada Juli saja akibat hawa panas tahun ini, yang tak pernah terjadi sebelumnya, dan korban jiwa dapat bertambah pada Agustus, kata seorang ilmuwan Rusia, Selasa.

Moskow, kota metropolitan dengan lebih dari 10 juta warga, telah diterpa hawa panas sejak Juni lalu. Temperatur harian kadang kala mencapai 40 derajat Celsius.

Krisis itu membuat layu seperti tanaman gandum di Rusia, memangkas pertumbuhan ekonomi tahun ini dalam jumlah miliaran dolar AS dan menewaskan sedikitnya 54 orang akibat kebakaran hutan. Udara panas agak reda pada Selasa.

Dengan mengutip laporan oleh Kantor Registrasi Moskow, kemudian peneliti senior ekologi dan demografi di Akademi Sains Rusia, Boris Revich mengatakan 5.840 lagi warga Moskow telah tewas pada Juli, lebih banyak dibandingkan dengan pada Juli tahun lalu.

Revich mengatakan ia percaya mayoritas besar korban jiwa tambahan telah disebabkan oleh hawa panas luar biasa.

"Keadaan sangat mudah diramalkan," kata Revich pada suatu taklimat. "Satu-satunya yang membuat aku menyalahkan diri ku ... ialah perkiraan ku (tentang korban jiwa) terlalu lamban pada awal gelombang panas."

"Tetapi kami tak pernah memiliki pengalaman dalam memperkirakan panas yang sangat mengerikan ini, terutama karena kami tak pernah mengalami hawa panas seperti ini sebelumnya."

Komite Statistik Negara (Goskomstat) dijadwalkan menyiarkan datanya mengenai korban jiwa sekitar 20 Agustus, kata Revich. Angka korban jiwa buat Agustus akan disiarkan pada September.

Kepala departemen kesehatan di Moskow , Andrei Seltsovsky mengakhiri kebungkaman resmi mengenai dampak panas tersebut dan asap akibat kebakaran hutan yang telah menyelimuti Moskow sejak penghujung Juli.

Andrei mengatakan pada 9 Agustus bahwa korban jiwa hampir dua kali lipat jadi 700 jiwa per hari, dan panas menjadi pembunuh utamanya.

http://id.news.yahoo.com/antr/20100818/twl-hawa-panas-diduga-tewaskan-ribuan-or-bbfa48e.html

Sabtu, 07 Agustus 2010

Kabut kebakaran mencapai Moskow

Kabut kebakaran mencapai Moskow

Peta Rusia

Asap menyulitkan penduduk bernapas, lapor wartawan BBC Richard Galpin

Kabut tebal menutupi Moskow karena kebakaran gambut semakin memburuk di luar ibu kota Rusia.

Kabut mengganggu perhubungan udara di dua bandara internasional Moskow - Domodedovo dan Vnukovo.

Kebanyakan penduduk Rusia mengenakan masker saat suhu memanas sampai 40C.

Hari Kamis para pejabat mengatakan sekitar 600 kebakaran terjadi di wilayah luas di selatan dan timur Moskow. Keadaan darurat ini telah menewaskan 50 orang.

Kabut sudah mencapai ibu kota selama satu minggu, dan sepertinya agak mereda sebelum memburuk kembali pada hari Jumat.

Ahli kesehatan mengatakan pemusatan partikel beracun di udara lebih tinggi dari pada biasanya, dan terutama berbahaya bagi bayi dan manula.

Domodedovo dan Vnukovo terletak di selatan Moskow, dekat dengan kebakaran gambut.

Pesawat masih dapat lepas landas hari Jumat tetapi pesawat yang akan mendarat dialihkan ke bandara lain di Moskow karena keterbatasan jangkauan pandangan.

Di Vnukovo jangkauan pandangan berkurang menjadi 300 meter, sementara di Domodedovo tidak lebih dari 400 meter.

Wilayah luas terkena

Para pejabat mengatakan tingkat CO2 (karbon dioksida) udara Moskow tiga kali angka normal.

Menurut sejumlah ahli, menghirup udara polusi sama berbahaya dengan merokok beberapa bungkus rokok dalam satu hari.

Kebakaran Moskow mengancam markas militer Alabinsk. Lebih seribu petugas pemadam kebakaran dan dua helikopter berusaha mengatasi api.

Sekitar dua ribu rumah rusak terbakar, kata pejabat.

Tujuh daerah dinyatakan sebagai wilayah darurat. Nizhny Novgorod, Ryazan dan Voronezh adalah tempat terburuk.

Hari Kamis pejabat Rusia menyatakan 589 kebakaran terjadi di lahan seluas 196 ribu hektar.

http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2010/08/100806_moscowsmog.shtml

Selasa, 27 Juli 2010

Kota Moskow Capai Suhu Terpanas Sejak 130 Tahun Terakhir

Selasa, 27/07/2010 05:38 WIB
Kota Moskow Capai Suhu Terpanas Sejak 130 Tahun Terakhir
Nograhany Widhi K - detikNews

Ilustrasi (newspaper24.com)
Moskow - Pada musim panas ini, suhu Kota Moskow mencapai 37,4 derajat Celsius. Suhu itu merupakan suhu tertinggi sejak 130 tahun terakhir!

"Rekor sepanjang waktu telah terpecahkan. Kita tidak pernah mencapai rekor sepanas ini sebelumnya. Rekor terbaru akan dicapai pada Rabu (29/7)," ujar Kepala Deputi Badan Cuaca Rusia Gennady Yeliseye, seperti dilansir
Reuters, Selasa (27/7/2010).

Yeliseye menjelaskan, suhu terpanas di Kota Moskow sebelumnya adalah 36,8 derajat Celsius pada 7 Agustus 1920.

Rumah tangga di Moskow yang terbiasa dengan suhu minus itu harus berjuang keras dengan panas kali ini. Mayoritas toko elektronik menjual kipas angin dan AC. Beberapa kafe menjual es dan bir dingin saat sore hari.

Para perempuan di Lapangan Merah terlihat menggunakan payung untuk melindungi mereka dari sinar matahari. Para blogger mulai mengeluh tentang para pelancong yang bertelanjang dada di kereta metro.

"Musim panas ini sangat berat, secara fisik dan emosional," ujar seorang akuntan Marina Veselkova, yang mencoba mendinginkan badannya di bawah air mancur depan Bolshoi Teater.

"Sangat buruk. Saya pergi ke pantai di akhir pekan tapi sangat sulit untuk berenang karena airnya sangat panas," ujar Alexander, seorang kurir.

Gelombang panas memang sedang melanda Rusia yang berada di kawasan Eropa dan Siberia sejak Juni 2010 lalu, menghancurkan tanaman pangan seluas kawasan Portugal. Kelompok lingkungan seperti Greenpeace mengatakan bahwa hal ini bukti nyata dari pemanasan global.

(nwk/nwk)