Minggu, 18 Desember 2011

Korban banjir Filipina sebagian besar anak-anak


Korban banjir Filipina sebagian besar anak-anak

BBCIndonesia.com - detikNews
Sabtu, 17/12/2011 23:43 WIB
Banjir Filipina
Upaya penyelamatan korban banjir di Mindanao, dilakukan oleh militer.

Korban tewas banjir bandang akibat badai tropis Washi di Filipina terus bertambah, menjadi 180 orang dan sejumlah orang dilaporkan hilang.

Banyaknya korban tewas dan hilang disebabkan banjir bandang terjadi pada malam hari, ketika penduduk di pulau Mindanao, Filipina Selatan ini, masih tertidur.

Otoritas mengatakan ribuan orang telah mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.

Kepala Badan Nasional Penyelamatan Bencana, Benito Ramos mengatakan jumlah korban diperkirakan terus meningkat.

Ramos mengatakan banjir terjadi pada malam hari, ketika sebagian besar orang sedang tidur.

"Banjir besar terjadi di sejumlah wilayah, terutama di Kota Iligan dan Kota Cagayan de Oro," kata dia.

Korban anak-anak

Di Cagayan de Oro masih banyak penduduk yang terperangkap di rumah mereka.

Hujan selama 24 jam menyebabkan air sungai meluap.

Banjir bandang juga menyebabkan listrik padam dan sejumlah penerbangan domestik dibatalkan karena kecepatan angin mencapai 90 km per jam.

Badan Nasional bencana, menyebutkan selain banjir, tanah longsor juga terjadi di bagian timur pulau, dan menewaskan sedikitnya lima orang.

Juru bicara militer Kolonel Leopoldo Galon, mengatakan sekitar 10.000 tentara dari berbagai divisi militer terlibat dalam upaya penyelamatan di sekitar Cagayan de Oro.

Hampir 100 jenazah yang ditemukan, sebagian besar adalah anak-anak.

(bbc/bbc)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar