Minggu, 04 September 2011

Korban Tewas Topan Irene Melonjak Jadi 38


Korban Tewas Topan Irene Melonjak Jadi 38

Topan Irene telah menciptakan kerusakan senilai US$7-10 miliar.

SELASA, 30 AGUSTUS 2011, 08:39 WIB
Karaniya Dharmasaputra
VIVAnews - Korban tewas Topan Irene yang menyapu daratan Amerika Serikat bertambah menjadi 38 orang, sampai Senin, 29 Agustus 2011, waktu setempat. Kota-kota di New England dilaporkan sedang bergulat mengatasi banjir dan mati listrik yang melanda jutaan rumah warganya.

Jumlah korban tewas di 11 negara bagian, yang semula dilaporkan "hanya" 21 orang pada Minggu malam, melonjak setelah mayat-mayat ditarik dari air bah. Sebagian lain, tewas tersengat arus listrik.

"Akan makan waktu beberapa lama untuk kita pulih dari badan dengan skala sebesar ini," Presiden Barack Obama mengingatkan sembari berjanji pemerintah akan melakukan segala cara yang dapat dilakukan untuk menolong warga AS sampai bisa hidup berdikari kembali.

Buat banyak orang, situasi pasca topan jauh lebih sengsara dibanding saat-saat ketika topan datang menyapu.

Di North Carolina, 1.000 orang masih tinggal di tempat-tempat pengungsian darurat, menunggu kabar tentang nasib rumah-rumah mereka.

Sedikitnya 5 juta rumah dan kantor di belasan negara bagian masih tak dialiri listrik. Perusahaan pemasok listrik telah menyatakan, listrik baru bisa dialirkan kembali dalam waktu satu minggu atau lebih.

"Jika kulkas saya tidak lagi dingin, insulin saya akan memburuk. Saya bisa mengalami syok diabetes," kata Patricia Dillon, penghuni rumah orang cacat di Milford, Connecticut. "Saya sangat capek, stres, dan ketakutan."

Menurut taksiran awal, Topan Irene telah menciptakan kerusakan senilai US$7-10 miliar. Angka ini masih jauh lebih rendah dari dampak Topan Katrina yang meninggalkan kerusakan senilai US$100 miliar lebih. (Sumber: Associated Press)
• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar