Rabu, 28 Oktober 2009

Ahli Kanada Gandeng Lapan Teliti Asteroid di Bone

Rabu, 28/10/2009 11:15 WIB
Ahli Kanada Gandeng Lapan Teliti Asteroid di Bone
Amanda Ferdina - detikNews

Ilustrasi

Jakarta
- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) berencana melakukan penelitian lebih lanjut atas asteroid yang jatuh di Pantai Tanjung Palete, Bone, Sulawesi Selatan, pada 8 Oktober. Tim Lapan akan mulai melakukan penelitian paling cepat pekan depan.

"Memang ada rencana, paling cepat minggu depan," ujar Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika Lapan Thomas Djamaluddin ketika berbincang dengan
detikcom, Rabu (28/10/2009).

Jatuhnya meteor pertama kali diketahui dari rekaman 11 stasiun internasional. Mereka menggunakan peralatan yang biasa digunakan untuk percobaan nuklir infrasound. "Kalau memungkinkan nanti ada peneliti Lapan yang mencoba menelusur data fisik tersebut di lokasi untuk digabungkan dengan analisis pemantau infrasound tersebut," jelasnya.

Thomas menambahkan, fenomena jatuhnya meteor berdiameter 10 meter itu saat ini telah menarik perhatian para pengamat meteorik dunia, salah satunya ahli Kanada.

"Dari tim Kanada ingin analisis data, nanti tim lapangannya dari Lapan. Tapi siapa dari Lapan yang akan ke sana (Bone) belum ditentukan," katanya.

Fenomena jatuhnya meteor, lanjut Thomas, perlu diteliti lebih lanjut sebab Indonesia merupakan negara dengan potensi sering 'dikunjungi' meteor.

"Indonesia sendiri merupakan daerah yang sangat luas, potensi masuknya meteor besar tetap ada. Kita perlu tahu bagaimana dampaknya kalau ada kejadian seperti itu berulang," pungkasnya.

(amd/nrl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar