Sabtu, 17 Oktober 2009

Gempa, Warga Lampung Pun Panik

Gempa, Warga Lampung Pun Panik
JUMAT, 16 OKTOBER 2009 | 17:47 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Helena Fransisca

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Gempa bumi yang terjadi di 50 kilometer barat laut Ujung Kulon, Banten, atau 148 kilometer sebelah barat daya Bandar Lampung, Jumat (16/10) pukul 16.52, dirasakan sampai ke wilayah Lampung. Gempa berkekuatan 6,4 skala Richter tersebut sempat membuat warga panik.

Lilik Prastowo, warga Wonosobo, Tanggamus, Lampung, Jumat (16/10), mengatakan, gempa dirasakan sebagai goyangan. Warga yang tengah berkumpul atau beraktivitas di Pasar Wonosobo sempat panik dan berlari meninggalkan sambil berteriak, "Gempa, gempa!"

Lilik mengatakan, warga berlarian keluar ruangan untuk melarikan diri. Ia tidak melihat adanya kerusakan bangunan.

Pemantauan di Bandar Lampung menunjukkan hal yang sama. Pengunjung pusat perbelanjaan Central Plaza dan Chandra Tanjungkarang terpantau panik dan terburu-buru keluar dari dalam gedung.

Sunardi, satpam Central Plaza, mengatakan, ia merasakan goyangan. "Setelah saya sadar itu gempa dan melihat pengunjung mulai berlarian keluar saya mengatur pengunjung untuk keluar gedung," ujar Sunardi.

Editor: Abd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar