HYDERABAD, KOMPAS.com-Tim penyelamat bekerja keras menggunakan kapal motor dan helikopter untuk menyalurkan bantuan kepada sekitar 5 juta orang korban banjir di India selatan.
Banjir bandang di Karnataka dan Andhra Pradesh dilukiskan sebagai banjir terburuk dalam beberapa dekade terakhir di wilayah tersebut. Musibah ini telah menewaskan sedikitnya 250 orang dan membuat 2,5 juta warga kehilangan rumah.
Jutaan hektare lahan pertanian terendam air memicu kekhawatiran anjloknya produksi gula di Karnataka. Wilayah ini adalah produsen gula terbesar ketiga di India.
Saat tim penyelamat berjuang menyalurkan bantuan, banyak korban mengeluhkan lambannya upaya penyelamatan. "Kami tidak memiliki fasilitas apa pun di sini. Bahkan makanan dan air pun tidak tersedia," kata seorang wanita di kamp pengungsian di distrik Kurnool, Andhra Pradesh, Selasa (6/10).
Para pejabat pemerintah mengatakan hancurnya jalan-jalan akibat diterjang banjir menyulitkan pemerintah menyalurkan bantuan. "Semua orang seharusnya memahami bahwa kami menghadapi banjir terburuk sepanjang hidup kami," kata Mukesh Kumar Meena, seorang pejabat lokal.
Bencana#BC# silih berganti tidak saja terjadi di Indonesia tetapi juga di berbagai belahan dunia. Ummat manusia perlu berkaca diri atas apa yang sudah dan akan dilakukan....
Rabu, 07 Oktober 2009
Banjir India Tewaskan 250 Orang, 2,5 Juta Kehilangan Rumah
Banjir India Tewaskan 250 Orang, 2,5 Juta Kehilangan Rumah
Artikel Terkait:
SELASA, 6 OKTOBER 2009 | 22:28 WIB
ONO
Sumber : REUTERS
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar