Sabtu, 27 Maret 2010

Kirmir Kali Citepus Ambrol

Sabtu, 20/03/2010 16:15 WIB
Kirmir Kali Citepus Ambrol
Cegah Kejadian Lebih Parah, 6 Rumah Dibongkar
Sopan Sopian - detikBandung



ilustrasi/detikbandung
Bandung - Enam dari 8 rumah terpaksa dibongkar pihak Kecamatan Astanaanyar setelah sebagian bangunannya kembali ambruk. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kejadian yang lebih parah.

"Enam rumah warga kembali roboh malam tadi, ini diakibatkan hujan. Melihat kondisi demikian, enam rumah itu terpaksa harus diratakan dengan tanah. Kalau dibiarkan takut ambrol lagi," ujar Ketua RT 5, Nana Rochmana, saat ditemui di lokasi, Sabtu (20/3/1010).

Nana menambahkan, awalnya dua rumah warga sekitar roboh sebanyak dua kali pada pukul 21.00 WIB kemarin dan pukul 01.00 WIB tadi. Akibatnya, empat rumah warga lain yang bangunannya saling berdempetan ikut terkena dampaknya.

"Yang pertama di rumah H Isa Ansori (59) dan kedua di rumah Atep Gunawan (35)," ujar Nana.

Pembokaran rumah tersebut dilakukan oleh warga setempat dengan menggunakan alat-alat berat seperti linggis, palu, dan kayu.

Ditemui di lokasi yang sama, Camat Astanaanyar Asep S Gufron mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui apakah rumah yang dibongkar tersebut nantinya diganti atau tidak.

"Kalau masalah diganti atau tidak saya belum tahu. Soalnya belum ada informasi dari atas (Wali Kota-red)," jelasnya.

"Sebenarnya kalau bangunan yang berada di atas kirmir atau di pinggir sungai, melanggar peraturan dan tidak ada penggantian," tambah Asep.

Diberitakan sebelumnya, kirmir yang berada di Kali Citepus ambrol pada Jumat (19/3/2010), sekitar pukul 10.30 WIB. Lokasi tepatnya berada di kawasan Inhoftank, RW 6 RT 5, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung. Delapan bangunan ambruk akibat kejadian tersebut.
(avi/lom)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar