Sabtu, 04 September 2010

Inilah Mengapa Gempa Tak Sampai Makan Korban

Inilah Mengapa Gempa Tak Sampai Makan Korban
Gempa di Selandia Baru tidak memakan korban jiwa. Di Haiti, gempa tewaskan 230.000 jiwa
SABTU, 4 SEPTEMBER 2010, 18:59 WIB
Renne R.A Kawilarang

VIVAnews - Gempa bumi berkekuatan 7,1 SR di Selanda Baru Sabtu pagi tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya dua warga yang terluka. Situasi ini sangat berbeda dengan gempa di Haiti Januari lalu. Berkekuatan 7 SR, bencana di negara Amerika Tengah itu justru menewaskan 230.000 jiwa.

Dua peristiwa yang serupa namun dengan dampak yang sangat kontras itu disebabkan sejumlah faktor, diantaranya pengalaman dan kualitas bangunan yang bagus.

"Perbedaan utama adalah Selandia Baru punya banyak pengalaman menghadapi gempa. Selain itu, negara ini memiliki tata konstruksi yang bagus untuk menjamin bahwa bangunan-bangunan yang dihuni warga memang layak menghadapi gempa yang kuat," kata Paul caruso, pakar geofisika dari Badan Survei Geologi AS, yang dikutip di laman
MSNBC danStuff.

Situasi berbeda dihadapi Haiti. Salah satu negara termiskin di dunia itu hanya memiliki sedikit bangunan yang layak huni. Selebihnya, penduduk tinggal di bangunan yang gampang rubuh saat terjadi guncangan.

Selain itu, faktor krusial lain yang mempengaruhi perbedaan dampak antara gempa di Haiti dan di Selandia Baru adalah waktu kejadian. Gempa di Haiti terjadi sore hari, pada pukul 16.53, atau saat banyak orang beraktivitas di penjuru Ibukota Port-au-Prince.

Di Selandia Baru, gempa terjadi pada pukul 4.36, atau saat sebagian besar penduduk di Kota Christchurch dan sekitarnya masih beristirahat di dalam bangunan.
Menurut Caruso, risiko terbesar justru menimpa mereka yang tengah berada di luar bangunan, terutama di kawasan perkotaan. Bila berada di antara bangunan-bangunan bertingkat, mereka lebih rentan terkena reruntuhan bangunan.

Bagi Caruso, mereka yang berada di dalam bangunan justru lebih aman. Namun dengan syarat, bangunan itu memang didesain untuk menghadapi gempa dan penghuninya juga melakukan penyelamatan darurat, seperti berlindung di kolong meja.

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar