Rabu, 07 Oktober 2009

1.240 Tempat Ibadah Rusak Karena Gempa Sumbar

1.240 Tempat Ibadah Rusak Karena Gempa Sumbar
Suster Leonarda melintas di antara puing bangunan sekolah di kawasan susteran SCMM, Padang, Sumatera Barat yang hancur akibat gempa bumi, Minggu (4/10). Gempa bumi berkekuatan 7,6 skala richter yang mengguncang Padang mengakibatkan sedikitnya 500 orang meninggal dan ribuan bangunan hancur.

    SELASA, 6 OKTOBER 2009 | 23:45 WIB

    PADANG, KOMPAS.com-Sebanyak 1.240 unit tempat ibadah di Sumatera Barat (Sumbar) telah terdata mengalami kerusakan dan banyak di antaranya rata dengan tanah serta tidak dapat digunakan lagi akibat guncangan gempa 7,9 SR, Rabu (30/9).

    Data Sarkorlak Penanggulangan Bencana Sumbar di Padang, Selasa, menyebutkan, kerusakan tempat ibadah itu terdiri dari 687 unit rusak berat, 396 rusak sedang dan 257 unit rusak ringan.

    Tempat ibadah yang rusak itu adalah masjid, gereja, vihara dan kelenteng yang berada di delapan daerah kota dan kabupaten yang terkena gempa.

    Tempat ibadah paling banyak mengalami kerusakan adalah di Kabupaten Padang Pariaman mencapai 418 unit rusak berat, rusak sedang (140) dan rusak ringan (13).

    Kemudian di Kota Padang, 151 unit rusak berat, 120 unit rusak sedang dan 108 rusak ringan, lalu di Kota Pariaman, 47 unit rusak berat, rusak sedang (20) dan rusak ringan (21).

    Di Kabupaten Agam, sebanyak 49 tempat ibadah rusak berat 49 unit, rusak sedang (54) dan rusak ringan (52).

    Tempat ibadah yang rusak berat juga terdapat di Kota Padang Panjang (5), Kabupaten Solok (4), Kabupaten Tanah Datar dan Pasaman masing-masing dua unit.



    ONO
    Sumber : ANTARA

    http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/10/06/23455963/1.240.Tempat.Ibadah.Rusak.Karena.Gempa.Sumbar

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar