Jumat, 24 Desember 2010

Penutupan Tanggul Lumpur yang Jebol, BPLS Kerahkan 8 Alat Berat

Jumat, 24/12/2010 10:37 WIB
Penutupan Tanggul Lumpur yang Jebol, BPLS Kerahkan 8 Alat Berat
Suparno - detikSurabaya



Foto: Suparno
Sidoarjo - Tanggul Lumpur Lapindo yang jebol di Desa Gempolsari, Tanggulangin, Sidoarjo saat ini sudah berhasil ditutup oleh Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS).

BPLS menutup tanggul jebol dengan menggunakan sand bag atau karung pasir. Ini dilakukan agar air tak mengalir ke pemukiman warga. Tanggul yang jebol setelah ditutup dengan karung pasir kemudian ditimbun dengan material pasir dan batu (sirtu).

Pantauan detiksurabaya.com di lapangan, beberapa alat berat tampak melakukan perbaikan dan pengurukan tanggul. 4 eksavator dan 4 buldozer untuk meratakan tanah. Perbaikan dilakukan sejak tadi malam dan Air bisa dihentikan tepat pukul 01.00 WIB, Jumat (24/12/2010).

Sebelumnya, sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (23/12/2010), tanggul penahan lumpur Lapindo di Desa Glagah Arum jebol sekitar 100 meter. Luapan air di tanggul penahan lumpur Lapindo itu mengalir deras, hingga mengenangi rumah warga di Desa Gempol Sari setinggi 10 cm atau di atas mata kaki orang dewasa. Melihat kondisi seperti itu, warga panik dan mengevakuasi barang berharganya.


(wln/wln)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar