Jumat, 29 Oktober 2010

Letusan Gunung Paling Dahsyat di Dunia

Letusan Gunung Paling Dahsyat di Dunia
Letusan Gunung Tambora mengubah iklim dan menimbulkan bencana kelaparan terparah saat itu.
JUM'AT, 29 OKTOBER 2010, 11:29 WIB
Hadi Suprapto

VIVAnews - Letusan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta pada Selasa lalu ternyata tidak seberapa bila dibandingkan dengan letusan gunung-gunung lain.

Sebuah laman yang mempublikasikan gunung-gunung berapi di dunia, famousvolcanoes.netmencatat letusan gunung terdahyat di dunia. Berikut gunung-gunungnya:

Vesuvius, Italia
Gunung VesuviusDi antara gunung api dengan letusan terdahsyat diantaranya Vesevius di Napoli, Italia. Letusan pertamanya terjadi pada tahun 79 Masehi yang mengubur kota Pompeii dan Herculaneum dengan lava panas. Letusan yang terjadi lebih dari 20 jam itu menewaskan lebih dari 3 ribu orang.

Setelah itu, Vesuvius berkali-kali meletus. Salah satunya pada 1631 yang menewaskan 4 ribu orang. Sedangkan terakhir meletus pada 1944.

Tambora, Indonesia
Foto lawas dampak letusan Tambora di Amerika SerikatSaat Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat meletus pada April 1815, suaranya terdengar hingga Sumatera. Abu vulkaniknya jatuh hingga Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan Maluku. Lebih dari 71 orang meninggal akibat letusan tersebut.

Panas yang menyembur melubangi atmosfer dan menyebabkan perubahan iklim sementara. Saat itu dikenal dengan tahun tanpa panas. Dua badai salju besar pada Juni terjadi di Kanada. Kondisi ini menyebabkan gagal panen di sejumlah benua dan memicu musibah kelaparan terburuk di awal abad ke 19.

Krakatau, Indonesia
Anak Gunung Krakatau Gunung yang berada di Selat Sunda Provinsi Lampung ini meletus pada 1883. Suaranya terdengar hingga puluhan ribu kilometer. Kedahsyatan ledakan diperkirakan mencapai ribuan kali bom atom yang diledakkan di Hirosima dan Nagasaki, Jepang.

Tak hanya awan panas, letusan ini juga mengakibatkan tsunami besar di Sumatera dan Jawa. Lebih dari 36 ribu orang meninggal saat itu.

St Helens
Gunung ini paling terkenal akan letusannya yang terjadi pada 18 Mei 1980. Letusan tersebut merupakan letusan gunung berapi terparah baik dari segi kekuatan letusan maupun kerugian ekonomi sepanjang sejarah Amerika Serikat.

57 orang tewas, dan puncak gunung berkurang dari 2.950 meter menjadi 2.550 m. Lokasi letusan kini menjadi kawasan Monumen Nasional Gunung Berapi Gunung St. Helens.

Mauna Loa
Adalah gunung berapi teraktif di dunia. Salah satu dari lima gunung ini membentuk Pulau Hawaii, Amerika Serikat, di Samudera Pasifik. Sejak 1843, Mauna Loa telah meletus 33 kali, terakhir pada tahun 1984. (hs)

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar